PDG.PARIAMAN, METRO
Meski virus corona atau convid 19 telah menjadi wabah, namun jajaran Dinas Kesehatan Pemkab Padangpariaman baru berencana bakal menyiapkan alat perlindungan diri (APD) untuk para petugas medis yang bertugas menangani pasien covid-19.
Kepala Kesehatan Pemkab Padangpariaman Yutiardi menyatakan untuk sementara ini pihaknya berencana akan membeli APD yang sifatnya sederhana.
“Karena untuk membeli APD yang bersifat standar untuk kondisi sekarang jelas harganya cukup mahal. Makanya kita nantinya berencana akan membeli APD dari jas hujan, namun tentunya dengan kualitas yang lebih baik dan lebih tebal, sehingga nantinya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan petugas medis yang akan menangani pasien penderita covid-19,” ungkapnya.
“Yang jelas untuk saat itu mungkin hal itu yang bisa kita lakukan, karena untuk membeli APD yang harganya cukup mahal jelas belum memungkinkan bagi kita. Apalagi jumlah petugas medis kita juga cukup banyak, yaitu lebih dari 800-san orang,” ujarnya.
Lebih jauh ditegaskannya, nantinya seluruh petugas medis yang ada di Padangpariaman akan dilengkapi APD dimaksud, sehingga diharapkan mereka bisa lebih aman dalam bekerja.
Di pihak lain, jajaran Pemkab Padangpariaman juga terus melakukan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi penyebaran wabah virus corona di daerah ini. Salah satunya menyiapkan ruang isolasi bagi pasien penderita serangan virus corona, tepatnya di Rumah Susun yang terletak beberapa meter di samping Kantor Dinas Kesehatan Padangpariaman.
“Pemkab Padangpariaman sebelumnya memang telah menyiapkan ruang isolasi khusus di Rusunawa Nagari Parit Malintang, rencananya lokasi itu nantinya akan digunakan sebagai lokasi khusus, untuk mengisolasi pasien penderita corona,” terang Kadis Kesehatan Pemkab Padangpariaman, Yutiardi, dihubungi melalui ponselnya Santu kemarin.
Selain menyiapkan ruang isolasi di rusunawa, pihaknya sebut Yutiardi juga telah menyiapkan satu ruangan khusus di seluruh puskesmas yang tersebar di Kabupaten Padangpariaman untuk ruangan perawatan bagi pasien virus corona. Demikian pula ruangan UGD yang ada di RSUD Padangpariaman di Paritmalintang.
“Secara umum kita tentunya tetap mengacu pada protap yang telah ditetapkan pusat, termasuk diantaranya bagaimana langkah-langkah pengamanan bagi pasien maupun bagi tenaga medis yang ada,” terangnya.
Ditambahkan, sesuai dengan protap yang ada, kepada seluruh petugas medis yang menangani pasien corona di puskesmas maupun rumah sakit yang ada di Kabupaten Padangpariaman, dianjurkan agar menggunakan alat pengaman, berupa sarung tangan, maupun alat perlindungan diri lainnya.
Seperti diketahui sebut Yutiardi, hal itu tentunya sangat diperlukan, terutama demi menjaga keamanan dan kesematan para petugas medis yang ada, atau sebagai langkah perlindungan diri bagi yang bersangkutan. Yang jelas sebut Yutiardi, bagimanapun keselamatan petugas yang menangani pasien corona tetap harus diperhatikan, sehingga diharapkan keselamatan mereka bisa terjamin selama menjalankan tugas sehari-hari.(efa)





