BELIMBING, METRO
Imbas penyebaran virus corona yang makin cepat dan telah merenggut korban jiwa, telah menimbulkan ketakutan bagi masyarakat. Akibatnya saat ini sebagian masyarakat takut ke pasar.
Kondisi ini pun membuka peluang baru bagi berkembangnya pasar tradisional online di Kota Padang. Melalui aplikasi google, pasar ini menjembatani sepinya pasar tradisional akibat wabah Covid-19.
Salah satu pemilik usaha dagang online ini adalah Eli Ratmi (40) warga Perumnas Belimbing Padang. Ia mulai membuka pasar online sejak dua hari belakangan. Caranya adalah calon pembeli cukup mengisi form barang-barang yang mau dibeli di pasar online.
Lalu terang Eli, pihaknya akan membelikan barang-barang tersebut ke Pasar Belimbing dengan terlebih dahulu mendapatkan transferan uang dari calon pembeli. “Kebetulan kami tinggal di dekat Pasar Belimbing. Kami yang belikan ke pasar. Lalu dikirim pakai go send,” kata Eli yang juga dosen Unand ini.
Layanan belanja online ini menurutnya, cukup mendapat respon positif dari masyarakat. Bahkan sehari kemarin saja jual beli mencapai Rp1 juta. “Alhamduliah peminatnya cukup banyak. Satu hari launching, jual beli sudah Rp1 juta,” kata Elly.
Ia berharap, caranya ini mampu membantu masyarakat yang takut ke pasar sekaligus meminimalisir penularan virus corona. Selain itu para ojek online juga banyak mendapat orderan.
“Bagi bapak dan ibu bisa order di sini, kami yang siapkan dan kami juga yang antarkan ke rumah bapak dan ibu. Kami juga punya WhatsApp yaitu, 081318712610,” ungkap Eli.
Dari usahanya ini, ia mengaku mendapat keuntungan dari selisih harga yang di up to date setiap hari. Setiap transaksi bisa ambil untung Rp10 ribu hingga Rp15 ribu. “
Untungnya tidak kami ambil besar. Sekedar untuk beli kuota internet saja,” sebut Eli.
Bagi masyarakat yang mengakses layanan belanja online ini terangnya, bisa mengklik https://bit.ly/2w0s9kE. (tin)





