METRO SUMBAR

Siaga Wabah Virus Corona, RSUD Siapkan Fasilitas Isolasi Khusus

0
×

Siaga Wabah Virus Corona, RSUD Siapkan Fasilitas Isolasi Khusus

Sebarkan artikel ini

PDG.PANJANG, METRO
Menyikapi wabah virus corona yang melanda dunia. Pemerintah Kota (Pemko)  Padangpanjang melalui RSUD sebagai barisan terdepan siapkan tenaga medis dan ruangan khusus isolasi pasien terjangkit  virus corona. Hal itu diungkapkan, Direktur RSUD Padangpanjang dr, Ardoni, sekaligus melengkapi fasilitas pengobatan awal. Dikatakan Ardoni,  menghadapi sekaligus penanganan Covid -19, jajaran RSUD Kota Padangpanjang melibatkan seluruh tenaga medis terus menyiapkan  dibutuhkan pasien yang terjangkit virus.

“  Kita sudah mulai mempersiapkan fasilitas penanganan pasien corona ini. Paling tidak pasien corona sudah bisa dilayani untuk dilakukan perawatan, “ sebut Ardoni, Kamis (26/3).

Dikatakan Ardoni, kebijakan pelayanan dan proses screening dilakukan dimulai dari menyiapkan SDM yang akan melayani pasien kategori ODP (Orang Dalam Pemantauan) mulai dari pintu depan IGD sampai menuju ke ruang rawat inap isolasi yang berada di  di Bangsal Rawatan Paru-paru RSUD Kota Padangpanjang.

Menurut Ardoni,  untuk mengantisipasi penuhnya kapasitas daya tampung di RSAM Bukittinggi sebagai rumah sakit rujukan kasus Covid-19, pihak RSUD Kota Padang juga telah  menyiapkan ruangan VIP C untuk observasi pasien-pasien tersebut, sampai mendapatkan konfirmasi dan kejelasan dari RSAM Bukittinggi atau RSUP M.Djamil Padang. Sementara untuk  kelengkapan sarana penunjang termasuk APD bagi petugas RSUD Kota Padangpanjang,  pihak manajemen RSUD sudah menyiapkan berbagai langkah untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Baca Juga  Bakal Dimekarkan, Kabupaten Pasbar Resmi Miliki 71 Kode Administrasi Nagari

“Usaha untuk mendapatkan APD dan sarana kesehatan, pihak RSUD Kota Padang Panjang  terus berkomunikasi dengan berbagai penyedia Pedagang Besar Farmasi (PBF) yang ada di seluruh Indonesia dengan memanfaatkan dana tanggap darurat yang telah disediakan oleh Pemerintah Daerah Kota Padangpanjang,” katanya.

Sementarav terkait, dana pada tahap awal, Ardoni menjelaskan, telah dialokasikan untuk kebutuhan darurat selama 2 minggu ke depan. “Dan apabila situasi darurat ini masih berlanjut,  Pemko Padang Panjang akan meluncurkan Dana Tanggap Darurat tahap ke 2 untuk memenuhi segala kebutuhan pada masa-masa tanggap darurat berikutnya,” imbuhnya.

Baca Juga  Kader Harus Pahami Program Pokok PKK

Untuk sementara ini, katanya, dalam masa tanggap darurat ini juga telah diambil langkah-langkah pencegahan guna memutus rantai penularan Covid-19, dengan menutup sementara jam besuk, membatasi penunggu pasien. Dan hanya membuka satu pintu masuk, sehingga memudahkan skrining seluruh pengunjung rawat jalan yang datang ke RSUD.“Apabila dalam skrining ditemukan pasien atau pengunjung yang mengarah ke ODP akan dilakukan proses edukasi lebih lanjut. Langkah pencegahan lainnya, adalah melakukan fisikal distancing ( jaga jarak-red) di ruang tunggu poliklinik dengan  mengatur ulang jarak duduk pasien di ruang tunggu,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan dukungan dari masyarakat Kota Padang Panjang agar tetap menjaga jarak dalam beraktifitas, hindari kerumunan, dan usahakan perbanyak aktivitas di rumah saja. Selain itu Ardoni juga menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang telah memberi kemudahan dan bantuan  untuk mengatasi bahaya virus corona di Padangpanjang. (rmd)