SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

RSUD Sijunjung Tetap Siap-siap Penanganan Covid-19, Belum Ditemukan Kasus Terjangkit Corona

0
×

RSUD Sijunjung Tetap Siap-siap Penanganan Covid-19, Belum Ditemukan Kasus Terjangkit Corona

Sebarkan artikel ini

SIJUNJUNG, METRO
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung menyiapkan perlengkapan dan ruang ruang isolasi khusus untuk pasien yang mengalami gejala penularan corona virus desease 2019 (Covid-19) ataupun yang terindikasi. Selain perlengkapan, petugas medis yang disiapkan juga dibekali dengan pemahaman tentang standar operasional prosedur penanganan yang diatur dalam edaran Kementrian Kesehatan.

Upaya itu dilakukan sebagai persiapan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sijunjung jika sewaktu-waktu adanya pasien yang terindikasi sebelum dirujuk lebih lanjut ke RSUP M Djamil Padang atau ke RSAM Bukittinggi. “Hingga saat ini kita telah siapkan perlengkapan dan ruang isolasi khusus untuk pasien yang terindikasi virus corona. Selain itu penanganan ditingkat Kabupaten juga telah dibentuk tim gugus tugas yang melibatkan seluruh dinas/OPD yang ada,” tutur Plt Dirut RSUD Sijunjung, Edwin Suprayogi.

Meskipun belum memiliki fasilitas dan peralatan yang memadai, namun untuk upaya penanganan sementara telah disiapkan, termasuk upaya pencegahan penularan. “Setiap pasien maupun masyarakat yang datang ke RSUD, kita lakukan scanning terlebih dahulu, jika ada menunjukan gejala atau indikasi kita akan kordinasi dengan pihak provinsi di Padang, tentang langkah selanjutnya,” terang Edwin, Kamis (19/3).

Selain ruang isolasi, kendaraan ambulan khusus yang digunakan untuk menangani pasien juga disiapkan. “Ada satu unit ambulan dari Dinas Kesehatan yang telah di modifikasi dan disiapkan untuk itu, karena dalam standar penanganannya, didalam ambulan harus memiliki pembatas antara sopir dan pasien, serta tidak boleh ditemani anggota keluarga.
Petugas medis pun harus dilengkapi alat pelindung diri (ADP),” kata Edwin.

Sedangkan untuk pengalokasian anggaran untuk penanganan wabah virus corona menggunakan anggaran penanganan kasus infeksi menular yang telah disiapkan. “Selama ini kan ada dianggarkan penanganan khusus untuk penyakit infeksi menular. kalau untuk dirumah sakit, termasuk anggaran BLUD kita lakukan pergeseran dan kita fokuskan untuk penanganan Covid-19 ini. Dalam hal ini, setiap dinas dan OPD memiliki peran masing-masing untuk upaya penganannya, itu yang tergabung dalam tim gugus tugas,” ujar Edwin .

Meski demikian, hingga saat ini belum ada ditemukan adanya kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Sijunjung. Sehingga kebijakan terkait masuk kerja ASN serta meliburkan anak sekolah juga belum diterapkan di Sijunjung. Sejumlah kegiatan dan keramaian masih berlangsung, pembatasan rapat dan perjalanan dinas juga masih belum diterapkan. Hanya saja sistim pengambilan absensi pegawai tidak lagi menggunakan finger print, namun beralih kepada sistim manual.

Sedangkan untuk kebijakan meliburkan anak sekolah masih menunggu. “Kita tunggu kabar dari bapak Ramler, Kepala Dinas Pendidikan Sijunjung. Bagaimana hasil rapat di Padang, dan instruksi dari Bupati,” ujar Kasi Humas, Dinas Kominfo Sijunjung, Djonedi Deyusa Putra Ilham, Kamis (19/3). (ndo)