BERITA UTAMA

Diduga Bunuh Diri, Bidan Tewas Terpanggang di Kamar Mandi

1
×

Diduga Bunuh Diri, Bidan Tewas Terpanggang di Kamar Mandi

Sebarkan artikel ini

Klinik Nouval Medika di Jalan Aur Duri No 47 Padang, dipasang police line, usai bidan Aini Andini ditemukan tewas terpanggang di dalam kamar mandi, Selasa (17/5).
PADANG, METRO–Pintu utama Klinik Nouval Medika diketuk berkali-kali. Tak ada sahutan. Sementara asap tebal makin membumbung di bagian belakang klinik di Jalan Aur Duri No 47, Kecamatan Padang Timur tersebut, membuat warga panik. Pintu akhirnya didobrak. Saat itulah ditemukan tubuh bidan Aini Andini (38), sudah gosong, tergeletak di kamar mandi.
Amril Syah (57), mamak korban bersama warga yang mendobrak pintu dibuat shock melihat kondisi tersebut. Bidan dua anak ini sudah tidak bernyawa. Tubuhnya sudah terbakar.
”Sekitar pukul 08.00 WIB, saya lewat di depan klinik. Pintunya tertutup, sedangkan nampak asap di bagian belakang. Saya cemas, lalu bersama warga memanggil. Namun, tak ada sahutan hingga akhirnya pintu didobrak,” ungkap Amril Syah (57), kepada POSMETRO, Selasa (17/3) di lokasi kejadian.
Menurut Amril, saat pintu didobrak ruangan sudah penuh asap. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) pun ikut ke masuk ke dalam rumah, karena sebelumnya warga sudah menelepon petugas. Petugas Damkar pun mencari sumber api dan asap. Rupanya asap berasal dari kamar Aini.
Ketika memasuki kamar, petugas langsung memeriksa. Dan, mereka menemukan tubuh bidan ini dalam kondisi mengenaskan. Tubuhnya sudah terbakar, gosong.
”Pintu kamar mandi dibuka paksa oleh petugas Damkar. Rupanya ponakan saya ada di sana. Kami semua tak menyangka kondisinya seperti itu,” sebut Amril.
Amril menuturkan, ponakannya itu tinggal di klinik bersama dua anaknya. Setiap pagi, korban biasanya mengantarkan anak-anaknya ke sekolah. ”Aini mengantarkan anaknya yang tengah ujian di sekolah. Mungkin setelah dari sekolah, korban langsung ke kamar mandi. Kami dari pihak keluarga menduga terjadi korsleting di dalam kamar yang menyebabkan kebakaran,” ungkap Amril, menyebut jika ponakannya itu sudah berpisah dengan suaminya.
”Dua anaknya ikut bersama Aini. Selama ini Aini mengelola klinik ini,” sebutnya.
Sayangnya dugaan dari pihak keluarga tak sama dengan penyelidikan pihak kepolisian dari Polsek Padang Timur. Penyidik dari Satreskrim Polsek Padang Timur menemukan ada manchis dan bau minyak tanah di ruangan kamar korban. Bau itu tercium sangat menyengat. Diduga korban bunuh diri.
Kapolsek Padang Timur Kompol Febgendri mengaku, proses penyelidikan masih dilakukan aparat. Satyangnya, pihak keluarga menolak untuk melalukan autopsy. Pihak keluarga meminta korban untuk langsung dikuburkan.
“Pihak keluarga menolak kami menyelidiki maupun melakukan visum terhadap korban yang sudah diketahui identitasnya bernama Haja Aini Andini,” kata Kapolsek.
Ditambahkan, Kanit Reskrim Polsek Padang Timur Iptu Jasril, pihaknya belum bisa memastikan apakah korban meninggal bunuh diri atau tidak. Dan untuk memastikannya, pihaknya masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.
Meski demikian, lanjutnya, pada saat tim identifikasi melakukan pemeriksaan di tempat kejadian peristiwa (TKP), anggota menemukan ada mancis dan juga bau minyak tanah yang cukup menyengat.
”Untuk saat ini kami baru menyimpulkan, korban meninggal karena terbakar, dan belum bisa di pastikan meninggal karena bunuh diri,” jelas Jaswir.
Meski demikian, pihaknya akan terus memperdalam penyeledikan terkait kematian korban di dalam kamar mandi. Iptu Jaswir mengungkapkan, informasi yang polisi dapatkan dari keterangan pihak keluarga, korban terbakar karena terjadi korsleting pada di AC di dalam rumah. (cr9)