SAWAHLUNTO, MRTRO
Pemko Sawahlunto segera membentuk tim dan posko Covid-19. Langkah ini dalam mengantisipasi agar virus corona tidak merebak di kota tambang tersebut. Dan langkah ini merupakan bagian sikap Pemko Sawahlunto menyikapi santer isu Covid-19 saaat ini.
Walikota Sawahlunto Deri Asta, Minggu, (15/3) mengatakan, sesuai dengan edaran dari Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Pemko Sawahlunto segera membentuk tim dan posko Covid-19.”Ada beberapa imbauan melalui brosur dan akan disebarkan kepada seluruh masyarakat Kota Sawahlunto pada Senin,” ujar Deri Asta.
Terkait langkah-langkah yang akan diambil ke depannya, Wako mengatakan akan selalu upayakan untuk berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Sumbar. “Kita akan terus upayakan untuk berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Sumbar”, kata Deri Asta.
Sebagaimana diketahui, surat Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar nomor 553.3/398/P2P/II/2020 perihal kesiapan tim dan Alat Pelindung Diri (APD) dalam kewaspadaan MERS-CoV dan Covid-19 tertanggal (13/3) kepada Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit se-Sumatera Barat.
Dalam rangka kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapiPenyakit lnfeksi Emerging (PlE) berupa Mers-CoV dan Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat.
Diharapkan kepada seluruh unit/fasilitas pelayanan kesehatan untuk dapat menyiapkan tim dan logistik berupa Alat Pelindung Diri (APD) lengkap sebagai upaya pencegahan serta penanggulangan penyakit Mers-Cov dan COVID-19.
Ketersedian APD Lengkap di Dinas Kesehatan provinsi Sumatera Barat sangat terbatas dan hanya dapat dialokasikan untuk Rumah Sakit Rujukan.
Berdasarkan surat Dinas Kesehatan Sumbar nomor 443.3/546/Dinkes-P2P/III/2020 perihal posko Covid-19 kepada Dinas Kesehatan se-Sumbar tertanggal (13/3).
Sehubungan ditetapkannya oleh WHO, covid-19 sebagai Pandemi Global pada tanggal 11 Maret 2020 dan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan kejadian Covid-19 di masing-masing daerah, maka diimbau untuk membuat Posko Covid-19 di masing-masing Dinas Kesehatan kabupaten dan kota. (*/cr2)





