Bayi dalam kardus dirawat di dalam inkubator, usai ditemukan dibuang di halaman Bidan Reti, di Kayutanam, Kabupaten Padangpariaman, Sabtu (16/4).
PDG. PARIAMAN, METRO–Bejat! Itulah gambaran dari seorang ibu yang tega menelantarkan anaknya di halaman rumah Bidan Reti, di Kayutanam, Kabupaten Padangpariaman. Sesosok bayi perempuan ditemukan dalam kardus, dan dibiarkan tergeletak begitu saja, membuat warga Korong Pasar Usang, Nagari Kayutanam, Kecamatan 2×11 Kayutanam, Kabupaten Padangpariaman, gempar.
Penemuan bayi dalam kardus, Sabtu (16/4) sekitar pukul 06.00 WIB itu, awalnya tidak disangka oleh warga dan juga bidan. Pasalnya, tak ada yang mencurigakan. Akan tetapi, salah seorang warga yang melintas di depan rumah bidan, akhirnya curiga. Pasalnya, ada kain panjang menjulur keluar dari dalam kardus.
”Bayinya masih sehat. Ada kain panjang membalut tubuh bayi itu,” ungkap Brigadir Ikhan Maulana, salah satu saksi mata di lokasi.
Penemuan bayi seberat 5 kilogram dan panjang 50 centimeter dan serta lingkaran kepala 48 centimeter itu, membuat warga heboh, dan mencari siapa ibu nan tega membuang bayi perempuan itu.
”Sia ibu bayi iko. Baa kok tega bana mambuang anak surang. Urang sajo susah mandapek anak. Inyo lamak sajo mambuang bayi di siko. Iyo kamalah pangana orang gaek nyo tuh,” begitu ungkapan dan makian warga Korong Pasar Usang, saat menyaksikan bayi perempuan tersebut.
Melihat kondisi bayi merah yang diperkirakan sudah berumur tiga hari itu, kondisinya menurun, warga langsung membawa bayi malang itu ke rumah rumah dr Edi Karwono. Di sana bayi ini mendapat perawatan. Diberi susu dan dihangatkan.
Setelah mendapat perawatan pertama, bayi ini akhirnya dirujuk ke Puskesmas Kayutanam. Di Puskesmas ini, si bayi lebih dirawat lebih baik lagi. Bayi dimasukkan ke dalam inkubator dan mendapat penanganan khusus.
”Bayi yang diperkirakan berusia sekitar 3 hari itu, hasil hubungan gelap kedua orangtuanya. Hingga kini kasus penemuan bayi ini telah ditangani Polsek Sicincin 2×11 Kayutanam. Sekarang, biarkan bayinya dirawat dulu di Puskesmas Kayutanam,” ungkap Kapolsek Sicincin AKP Jhon Herman, kemarin.
Untuk mencari siapa ibu kandung dari bayi perempuan ini, aparat Polsek Sicincin 2×11 Kayutanam akan meminta keterangan sejumlah saksi, serta data-data dari pemerintah nagari atau di desa. Apakah, ada wanita yang baru melahirkan atau mengandung dan melahirkan seorang anak. ”Kami akan mencari ibu bayi ini. Mudah-mudahan bisa segera ditemukan. Dan kondisi bayi terus sehat,” pungkas kapolsek. (efa)





