Sebuah inovasi dengan memanfaatkan teknologi informasi baru saja dilaunching oleh salah satu nagari di Kabupaten Solok Selatan (Solsel). Inovasi yang menghasilkan karya berupa Profil Nagari, e-data, Sistem Informasi (SIN) SKB, pemetaan daerah dan lainnya ini disebut-sebut baru pertama kali dibuat nagari di kabupaten itu.
Wali Nagari Sungai Kunyit Barat (SKB) Doni mengatakan, profil nagari yang baru diluncurkan pada Selasa, 3/3, oleh Bupati Solsel yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Amdani , bermula dari keinginannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik dalam hal administrasi, promosi nagari, keterbukaan informasi, maupun terkait penyediaan data yang sewaktu-waktu dibutuhkan oleh berbagai pihak nantinya.
Dia menyebutkan, bahwa di dalam aplikasi e-data tersebut memuat secara lengkap pemetaan kondisi geografis, sosial ekonomi, statistik masyarakat, potensi daerah, peta nagari lengkap dengan titik koordinat batas dan juga sebaran rumah penduduk, serta data lainnya. “Hal ini tentu bisa digunakan sebagai rujukan untuk pengembangan ekonomi masyarakat nantinya,” ujar Doni.
Dalam launching tersebut juga diluncurkan website nagari yaitu sungaikunyitbarat.desa.go.id yang memuat berbagai aktifitas nagari, dan data lainnya yang akan terus diupdate perkembangan setiap saat oleh admin yang telah ditunjuk dan dilatih dalam pengoperasiannya.
Sementara itu, Camat Sangir Balai Janggo Muslim mengapresiasi atas inovasi yang telah dilakukan Nagari SKB tersebut. Sebelumnya pada tahun 2018 silam, nagari tersebut juga sudah melahirkan inovasinya yang lain. “Ini adalah sebuah inovasi yang patut kita apresiasi bersama. Tahun 2018 silam, SKB juga telah menghasilkan inovasi berupa pengembangan tanaman nangka mini di setiap rumah di nagari tersebut,” kata Muslim..
Menurutnya, dia terus mendorong setiap nagari untuk menghasilkan inovasi setiap tahunnya. Di Sungai Kunyit Barat ini ada profil nagarinya berbasiskan IT. Di Nagari Talunan Maju ada budidaya bonsai. Sungai Kunyit ada gula merah dari sawit. Dan di Talao akan ada pompa air tanpa listrik.
Kedepannya, Muslim mengharapkan agar ada One village one destination, dimana setiap nagari memiliki obyek wisata yang diunggulkan. Camat mengapresiasi atas kerja dari tim ahli yang mendampingi lahirnya inovasi tersebut yakni Pilot Drone Sumatera Barat regional Solsel, dan menyarankan agar nagari-nagari lain juga dapat melaksanakan kegiatan serupa dengan menggandeng komunitas pilot drone tersebut yang terbukti sukses dalam pengerjaannya. Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Amdani menyampaikan apresiasinya kepada Nagari Sungai Kunyit Barat yang selangkah lebih maju dibanding nagari lainnya.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi oleh Nagari dengan berbagai bentuk aplikasi dan juga website ini merupakan pertama kalinya di kabupaten berjuluk Sarantau Sasurambi ini. “Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi atas terobosan yang telah dilakukan pemerintahan Nagari Sungai Kunyit Barat, ini merupakan pertamakalinya di Solsel,” jelasnya mengapresiasi nagari yang ada Obyek Wisata Goa Batu Kapal.
Menurutnya inovasi-inovasi seperti ini perlu dicontoh oleh nagari-nagari lain. Ia juga mengingatkan bahwa saat ini dan masa yang akan datang, era digital dengan kemajuan teknologi informasi sudah merupakan sebuah keniscayaan yang harus dimanfaatkan oleh banyak pihak.
“Yang menguasai teknologi akan mudah menguasai dunia. Dan Nagari Sungai Kunyit Barat ini telah memulainya dengan sangat baik,”katanya.
Launching tersebut dilakukan bersamaan dengan diresmikannya secara resmi pemakaian gedung serba guna Nagari Sungai Kunyit Barat yang lokasinya berdekatan dengan Kantor Wali Nagari, Pasar Sungai Gading, dan juga SMAN 11 Solsel. (afr)





