AGAM/BUKITTINGGI

Ribuan Pedagang Desak Pengoperasian Pasa Ateh

0
×

Ribuan Pedagang Desak Pengoperasian Pasa Ateh

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, METRO
Para pedagang yang tergabung dalam P4B, Asosiasi Pedagang Kaki Lima Pasa Ateh dan Asosiasi Pedagang Penyewa Pasa Ateh meminta kepada Pemerintah Pusat untuk secepatnya menyerahkan Pasa Ateh yang telah siap itu kepada Pemerintah Kota Bukittinggi. Sehingga Pemko Bukittinggi secepatnya pula mengoperasikan Pasa Ateh tersebut.

Hal itu diungkap Ketua P4B, Azwir Ibrahim didampingi Ketua Asosiasi pedagang kaki lima Pasa Ateh, Jefrianto dan Ketua Asosiasi Pedagang Penyewa Pasa Ateh, Feri. Menurutnya, ribuan jiwa warga kota Bukittinggi sangat tergantung kehidupannya dari berdagang, terutama para pedagang yang berjualan di Pasa Ateh dan seputaran Pasa Ateh.

“Sejak kebakaran Pasa Ateh akhir Oktober 2017 yang lalu sampai sekarang, kami para pedagang Pasa Ateh bersama pedagang penyewa dan pedagang kaki lima cukup sabar menunggu selesainya pembangunan kembali Pasa Ateh,” kata Azwir.

Sebab, lanjut Azwir pedagang sangat menyadari kehadiran Pasa Ateh yang baru akan dapat menunjang perekonomian para pedagang yang terpuruk selama penantian pembangunan kembali Pasa Ateh.

“Dan kami para pedagang yang memiliki organisasi yang diakui ratusan pedagang, seperti P4B, Asosiasi Pedagang Kaki Lima dan Asosiasi Pedagang Penyewa Pasa Ateh selalu mendukung Pemerintah untuk kemajuan kota Bukittinggi, terutama pembangunan kembali Pasa Ateh,” ungkap Azwir.

Sekarang, Pasa Ateh yang dikerjakan dengan anggaran Pusat atau APBN, sudah selesai 100 persen, namun Pasa Ateh belum juga dibuka. Sementara para pedagang, baik itu pedagang Pasa Ateh, Penyewa Pasa Ateh dan Pedagang Laki Lima yang jumlahnya ribuan orang dan juga harus menghidupi ribuan jiwa keluarga pedagang sangat mengharap Pasa Ateh yang sudah selesai itu dapat dibuka atau dioperasikan menjelang bulan puasa mendatang.

“Untuk itu, kami para Pedagang Pasa Ateh sangat mengharapkan kepada Pemerintah Pusat untuk dapat secepatnya menyerahkan Pasa Ateh kepada Pemerintah Kota Bukittinggi, sehingga Pemerintah Kota Bukittinggi cepat pula mengoperasionalkan Pasa Ateh. Kami atas nama ribuan pedagang Pasa Ateh bersama keluarga sangat mengharapkan, jelang bulan Puasa Pasa Ateh sudah dapat dibuka dan kami bisa berjualan pada bulan puasa di Pasa Ateh. Karena kami juga berharap pada bulan puasa itulah, kami bisa membangkitkan perekonomian kami yang terpuruk hampir 3 tahun belakangan ini,” harap Azwir yang diamini Jeffrianto dan Feri.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Bukittinggi Muhammad Idris, mengakui surat penyerahan Pasa Ateh dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah kota Bukittinggi belum turun. Namun, beberapa hari lalu, sudah ada utusan dari pusat datang ke Bukittinggi dan utusan itu berjanji secepatnya akan menurunkan surat penyerahan ataupun pengelolaan sementara.

“Insya Allah dalam bulan Maret ini, surat penyerahan itu diserahkan dan tentunya kita langsung proses untuk membuka Pasa Ateh ini. Dan mudah mudahan pada bulan Maret ini, pedagang sudah bisa masuk dan berdagang di Pasa Ateh,” jelasnya. (pry)