METRO PESISIR

Atasi Dampak Bencana, Butuh Bantuan Pemerintah Pusat

0
×

Atasi Dampak Bencana, Butuh Bantuan Pemerintah Pusat

Sebarkan artikel ini

PDG.PARIAMAN, METRO
Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, menyambut kedatangan Anggota DPR RI Komisi VIII dan Komisi IX. Rombongan anggota DPR RI tersebut meninjau embarkasi haji di Kecamatan Batang Anai dan meninjau lokasi abrasi di Pantai Kecamatan Ulakan Tapakis.

Rombongan anggota DPR Komisi VIII dan IX langsung disambut Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).  Saat itu Wakil BUpati Padangpariaman Suhatri Bur yang juga salah seorang calon Bupati Padangpariaman itu didampingi staf ahli Pemkab Padangpariaman H Anwar.

Setelah itu rombongan anggota DPR RI tersebut langsung menuju lapangan untuk melakukan kunjungan kerja. Kunjungan kerja tersebut dalam rangka meninjau kelanjutan pembangunan embarkasi haji dan pemasangan talur untuk antisipasi abrasi Pantai di Kecamatan Ulakn Tapakis.

Komisi VIII bergerak dalam bidang pengawasan pengelolaan tentang haji dari segala sisi. Salah satunya pembangunan embarkasi haji yang dilakukan di Kecamatan Batang Anai. Makanya, kali ini rombongan melakukan peninjauan kelapangan.

Baca Juga  Berkat Bhabinkamtibmas dan Masyarakat, PT KAI Bantu Pembangunan MCK

Kemudian lagi Komisi VIII DPR RI fokus terhadap beberapa permasalahan yang menjadi poin penting pengelolaan keuangan haji. Antara lain pengelolaan keuangan investasi, nilai manfaat bagi calon jemaah haji daftar tunggu, dan distribusi nilai manfaat dari pengelolaan keuangan haji untuk program kemaslahatan umat.

Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengatakan diawal tahun 2020 ini daerahnya kembali dihadapkan pada serangkaian musibah bencana alam banjir bandang, angin kencang dan puting beliung serta longsor yang menimpa masyarakat yang berada di wilayahnya.

Akibat dari berbagai jenis bencana jalan tersebut jalan penghubung di berberapa nagari di Kabupaten Padangpariaman putus total. Begitu juga banyak yang jembatan yang mengalami kerusakan karena musibah bencana alam tersebut. Sehingga banyak jalan masyarakat yang dialihkan routenya.
“Kita berharap kepada rombongan DPR RI untuk memperhatikan anggaran kebencanaan untuk Kabupaten Padangpariaman. Sebab, Kabupaten Padangpariaman berada di bibir pantai samudra Hindia, sehingga daerahnya rawan dengan bencana alam, abrasi pantai,” ungkapnya.

Baca Juga  Penanganan Stunting Tetap menjadi Prioritas Utama

Namun demikian katanya, beberapa hal yang sudah dilakukan oleh pemkab Padangpariaman pada masa tanggap darurat adalah pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi, kerusakan dan sumber daya penentuan status keadaan darurat bencana penyelamatan dan evakuasi masyarakat yang terkena bencana.

“Adapun rencana program kegiatan kedepan terkait kesiapsiagaan bencana di kabupaten Kabupaten Padangpariaman memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk waspada tentang berbagai bencana yang bisa datang kapan saja melanda daerah.

“Edukasi, sosialisasi  serta diklat kesiapsiagaan bencana bagi asn, masyarakat dan  lembaga usaha,memberikan kemudahan bagi peran serta lembaga usaha dalam bentuk corporate social responsibility (csr) terkait kebencanaan ataupun bentuk lainnya,berkoordinasi dan berperan aktif di bidang kebencanaan dengan pemerintah pusat,” ujarnya. (efa)