PADANGPANJANG, METRO – Sejumlah petak kios di kawasan gang Kecap, Pasar Padang Panjang, Kelurahan Pasar Baru, Padangpanjang Barat diamuk sigulambai (terbakar-red). Peristiwa kebakaran Selasa (34/12) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB itu, membuat warga setempat buncah.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu, namun kerugian para pedagang diperkirakan cukup besar karena nyaris tidak ada barang dagangan mereka yang terselamatkan.
Apalagi dengan keterlambatan upaya pemadaman membuat sejumlah petak kios pedagang yang terbakar tinggal arang. Warga yang mendatangi lokasi kejadian, tidak bisa berbuat banyak, hanya bisa menonton besarnya api.
Kebakaran yang melanda kawasan gang Kecap Pasar Padangpanjang dini hari itu sontak membuat warga setempat buncah. Api sudah mulai membubung tinggi barulah warga mengetahui kejadian tersebut. Suasana yang awalnya sepi langsung ramai.
Petugas kebakaran yang mendapat laporan dari warga langsung mendatangkan sejumlah armada pemadam kabakaran. Di lokasi petugas berjibaku berupaya menjinakkan api yang sudah membesar.
Api yang terus melambai tidak mudah dipadamkan karena sudah terlanjur menjalar dari satu bangunan kebangunan lainnya. Petugas pun terpaksa mengantisipasi agar api tidak merambat lebih luas.
Hampir dua jam lebih pemadaman dilakukan baru petugas berhasil menjinakkan api dan mulai proses pendinginan. Namun, sejumlah kios yang terbakar tinggal puing-puing.
Salah seorang petugas Pemadam Kebakaran Emil mengatakan, setelah laporan masuk, pihaknya langsung turun ke lokasi dengan mengerahkan 6 unit mobil kebakaran dan satu unit mobil dari Pemadam Tanahdatar.
“Api dapat kita jinakkan hingga tidak menyebar pada bangunan lain. Namun, 10 petak kios terbakar,” sebut Emil singkat.
Ketua LPM Kecamatan Padangpanjang Barat, Masri Edwar di lokasi kejadian mengungkapkan, peristiwa kebakaran itu tidak sempat menimbulkan korban jiwa.
“Para pedagang hanya mengalami kerugian materil yang cukup besar. Nyaris tidak ada barang dagangan yang bisa diselamatkan. Bahkan ada sepeda motor seorang pedagang ikut terpanggang,” sebutnya.
Kepala UPTD Pengelola Pasar, Hasrat menambahkan, kios-kios yang terbakar tidak semuanya terisi, sebagian ada yang kosong. “Nanti akan kita lakukan identifikasi lebih rinci lagi,” ungkapnya.
Korsleting
Polres Padangpanjang masih menyelidiki penyebab kebakaran 10 buah kios di Gang Kecap Pasar Padangpanjang, Selasa (3/12) dini hari. Untuk memastikannya, polres meminta bantuan tim Inafis Polda Sumbar.
“Untuk memastikan penyebab kebakaran ini, kita minta bantuan Tim Inafis Polda Sumbar,” kata Kapolres Padangpanjang AKBP Sugeng Hariyadi melalui Kasat Reskrim AKP Hidup Mulya.
Hidup Mulia menambahkan, setelah dilakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara, diduga sementara terjadinya korsleting listrik. Kalau nanti, Tim Inafis Polda Sumbar butuh bantuan bisa saja akan mendatangkan bantuan dari Puslabfor Medan.
“Kebakaran Asrama Brimob Silaing Bawah (beberapa waktu lalu-red) misalnya, penyelidikannya dibantu Puslabfor Medan,” sebutnya. (rmd)





