BERITA UTAMA

Mahyeldi: Bank Nagari Resmi Konversi ke Syariah, Padang akan Dirikan BPRS

2
×

Mahyeldi: Bank Nagari Resmi Konversi ke Syariah, Padang akan Dirikan BPRS

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO -Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar atau Bank Nagari resmi bertransformasi dari bank konvensional ke Bank Syariah. Hal ini menyusul sejumlah BPD lain yang telah terlebih dulu konversi seperti BPD Aceh, BPD NTB dan BPD Riau-Kepri.

Wali Kota Padang Mahyeldi usai rapat umum pemegang saham (RUPS) Bank Nagari, Sabtu (30/11) mengatakan, semua pemegang saham telah menyetujui konversi atau perubahan Bank Nagari menjadi bank syariah. Dia mengharapkan bank kebanggaan masyarakat Sumbar ini menjadi lembaga keuangan yang membantu masyarakat dalam usaha dan tetap berada di zona syariah.

“Alhamdulillah, tepat jam 14:40 tanggal 30 November 2019, RUPS Bank Nagari menyetujui Konversi Bank Nagari menjadi Bank Syariah. Semoga Kehidupan warga Sumbar lebih berkah. Aamiiin,” ujar Mahyeldi yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Barat ini, kemarin.

Mahyeldi yang kian gencar mengampanyeman ekonomi syariah di seluruh Kabupaten/Kota di Sumbar ini menyebut, perubahan itu adalah kabar gembira bagi semua masyarakat Sumbar. Karena bank syariah sangat sesuai dengan falsafah Minangkabau, adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah (ABS SBK). Dengan bank syariah, hidup masyarakat Sumbar akan lebih berkah.

“Kami secara rutin dan masif terus memelakukan upaya-upaya sosialisasi dan edukasi atau pendidikan kepada masyarakat Sumbar. Upaya ke arah itu sebenarnya sudah dilakukan jauh hari sebelumnya. Dalam bentuk sosialisasi dan seminar terkait ekonomi dan juga bank syariah di Sumbar,” kata Mahyeldi yang menjadi perwakilan pemegang saham Bank Nagari kategori Kota terbesar di Sumbar ini.

Selaku Ketua MES Sumbar, Mahyeldi bersama pengurus telah berkeliling Sumbar dari masjid ke masjid dan mushalla. Setiap kesempatan berdakwah di daerah, dia menggali informasi dan keinginan masyarakat terkait ekonomi syariah. “Keinginan besar itu telah didukung oleh kebijakan pemegang saham, sehingga bisa terealisasi, “ ulas putra asli Kabupaten Agam itu.

Untuk Padang, Mahyeldi menyebut akan melahirkan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) sebagai langkah membumikan ekonomi syariah. Langkah-langkah ke arah itu akan terus dilakukan, sehinggan sistem ekonomi syariah benar-benar menyatu dengan warga kota. “Insya Allah dalam waktu dekat Kota Padang juga akan melahirkan BPR Syariah, “ kata Ketua Alumni Fakultas Pertanian (AFTA) Universitas Andalas ini. (r)