AIA PACAH, METRO – Sekretaris Dinas Pertanian Kota Padang Yoice memastikan, peserta Penas Tani yang sebelumnya diprediksi mencapai 50 ribu orang, dipastikan berkurang signifikan.
Pengurangan ini diketahui, setelah panitia melakukan rapat kepanitiaan di Pekanbaru baru-baru ini.
Yoice menjelaskan, jumlah peserta yang hadir dari 34 provinsi pada Penas Tani 2020 sebanyak 30 ribu. Dengan begitu rumah warga yang telah diseleksi sebagai tempat menginap para peserta akan dikurangi.
Sebelumnya, kata Yoice, Dinas Pertanian telah melakukan seleksi terhadap 4.201 unit rumah masyarakat. Dengan terjadinya pengurangan ini, maka secara otomatis jumlah rumah yang dibutuhkan sebagai tempat menginap adalah sekitar 3.000 unit.
Artinya, ada 1.201 rumah warga yang sebelumnya telah diperiksa dan dinyatakan lulus seleksi tidak terpakai sebagai tempat menginap peserta Penas Tani.
Untuk itu, Dinas Pertanian melalui Penyuluh Petani Lapangan (PPL) akan menyeleksi lagi rumah rumah warga. Sehingga, nantinya didapatkan 3.000 unit rumah terbaik. Pemilihan dilakukan dengan perangkingan. Yang lulus adalah rumah bagus dan layak dengan berbagai parameter yang telah ditetapkan panitia.
“Jadi kita seleksi lagi nanti rumah warga tersebut. Karena kita hanya butuh 3.000 rumah,” kata Yoice
Nanti, satu rumah maksimal 2 kamar yang boleh disewakan. Satu kamar memuat 5 orang. Masing-masing orang membayar sewa Rp125 ribu sehari. Artinya, satu malam tarif sewa kamar rumah sebesar Rp625 ribu per hari selama 10 hari. Fasilitas yang harus disediakan yakni, satu kamar memiki satu kamar mandi, sarapan pagi dan makan malam peserta.
Terkait alasan berkurangnya peserta Penas Tani, menurut Yoice lebih disebabkan karena mahalnya harga tiket pesawat. Sehingga banyak yang mengurungkan niat untuk ikut iven nasional dan akan dibuka Presiden Jokowi tersebut. (tin)





