METRO SUMBARPDG PARIAMAN/PARIAMAN

Kabupaten/Kota Sehat tahun 2019 Kategori Klasifikasi Taraf Pemantapan, Pemko Raih Penghargaan dari Mendagri

0
×

Kabupaten/Kota Sehat tahun 2019 Kategori Klasifikasi Taraf Pemantapan, Pemko Raih Penghargaan dari Mendagri

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN, METRO – Pemerintah Kota Pariaman dibawah kepemimpinan Wali Kota Pariaman Genius Umar dan Wakilnya, Mardison Mahyuddin, kemarin, menerima penghargaan Swasti Saba Padapa. Penghargaan ini adalah bentuk keberhasilan dalam menyelenggarakan Kabupaten/Kota Sehat tahun 2019 Kategori Klasifikasi Taraf Pemantapan yang langsung diterima Wali Kota Pariaman Genius Umar.
Walikota terima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri RI dan Menteri Kesehatan RI di Ruang Rapat Sasana Bhakti Praja Kemendagri RI Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7 Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, juga diserahkan Sertifikat partisipasi Kota Pariaman dalam penyelenggaraan Kabupaten/Kota sehat Tahun 2019.
“Anugrah Swasti Saba merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah terhadap pelaksanaan program Kabupaten/Kota Sehat atau KKS, daerah yang menerima penghargaan berhasil mendorong masyarakat untuk berperan secara aktif, baik sebagai subjek maupun sebagai objek pembangunan kesehatan,” jelas Genius Umar.
Tidak hanya itu, hal ini tak terlepas dari peran serta masyarakat Kota Pariaman dan kader yang juga berperan sebagai agen perubahan. Wako Pariaman itu, menghimbau untuk terus melakukan koordinasi lintas sektor pemerintahan, pemangku kepentingan, dan masyarakat secara berkesinambungan dan pembangunan berwawasan kesehatan dan lingkungan.
“Kesehatan itu sendiri adalah investasi di masa yang akan datang. Maka sudah menjadi kewajiban semuanya untuk menjadikannya lebih berkualitas sehingga kesehatan yang berkualitas itu menjadi modal pembangunan,” tukasnya.
Genius Umar, sampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada stokeholder dan semua pihak serta masyarakat yang telah ikut membantu mensukseskan program pembangunan kesehatan ini. Dalam acara tersebut, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mengatakan Saat ini angka stunting telah dapat diturunkan dari 37,2% (2013) menjadi 27,67% (2019) dalam waktu 6 tahun. Untuk percepatan penurunan angka stunting, penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat menjadi salah satu wujud nyata upaya konvergensi intervensi spesifik dan intervensi sensitif karena didalamnya terdapat indikator ketahanan pangan dan gizi serta menyediakan layanan dasar dan sanitasi serta pemenuhan pelayanan kesehatan yang merata di masyarakat.
Menkes juga mengapresiasi dan penghargaan kepada 6 Gubernur, 177 Bupati dan Walikota serta segenap Forum Kabupaten/Kota yang telah menyelenggarakan Kabupaten/Kota Sehat dan kepada 3 orang motivator yaitu berasal dari Tim Pembina atau Forum tingkat Provinsi yang aktif mengkoordinasikan dan membina seluruh forum Kabupaten/Kota di wilayah provinsinya untuk menyelenggarakan kabupaten/kota sehat.
“Semoga momentum Penghargaan Swasti Saba ini memberikan manfaat dan pemahaman yang sama akan arah dan kebijakan pembangunan kesehatan di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia,” tandasnya mengakhiri.(efa)