BERITA UTAMA

Terjuni Jurang, Pelaku Curanmor Didor

0
×

Terjuni Jurang, Pelaku Curanmor Didor

Sebarkan artikel ini

Mobil pikap L300 BA 8612 EN yang dibawa lari pelaku curanmor RA (33), masuk jurang di kawasan hutan Bukit Sebelah, Kecamatan Tanjung Gadang. Pelaku berhasil dibekuk setelah ditembak aparat.
SIJUNJUNG, METRO–Timah panas yang menembus punggung dan tangan, membuat pelaku curanmor RA (33), terkapar, di jalan lintas Sumatera, daerah Bukit Sebelah, Kecamatan Tanjung Gadang, saat melarikan diri dari kejaran polisi. Pelaku mengendarai pikap L300 BA 8612 EN, hasil curian di daerah Lintau Buo, Kabupaten Tanahdatar.
Penangkapan pelaku terjadi setelah Satreskrim Polres Sijunjung menerima informasi ada pelaku curanmor yang kabur menuju Sijunjung, melalui Tanjung Ampalu Kecamatan Koto VII, Sabtu (5/3) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Jajaran Satreskrim mengintai di daerah Tanah Bedantung, Kecamatan Sijunjung. Sekitar pukul 03.00 dinihari, polisi mencurigai mobil pikap yang melintasi Tanah Bedantung menuju arah Kiliran Jao. “Anggota Tim Buser Polres Sijunjung langsung mengikuti mobil dan melakukan pengejaran.
Rupanya pelaku sadar diikuti polisi. Pelaku berusaha mengecoh dengan mencoba masuk ke wilayah Solok Amba, Kecamatan Sijunjung,” jelas Kapolres Sijunjung AKBP Dwi Sulistyawan didampingi Kasat Reskrim AKP Andriansyah Rithas Hasibuan, Senin (7/3).
Karena tidak mengetahui daerah tersebut, akhirnya pelaku RA kembali ke jalan lintas sumatera dan menuju arah Tanjung Gadang. Petugas Satreskrim langsung mengejar dan menghentikan laju mobil, dengan cara mengeluarkan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali. Peaku panik, sehingga memacu mobil dengan kecepatan tinggi.
Saat memasuki daerah Bukit Sebelah, pelaku terdesak karena dikepung polisi. Nekat, pelaku malah menerjunkan mobil ke dalam jurang di wilayah Bukit Sebelah, dan melarikan diri ke dalam hutan. “Pelaku berhasil dibekuk di kawasan hutan setelah terkena tembakan di bagian punggung dan tangan sebelah kanan,” ungkap Kapolres.
Pelaku spesialis curanmor asal Pekanbaru ini akhirnya dibawa ke RSUD Sijunjung dan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Padang.
“Pelaku cukup professional. Kuat dugaan pelaku RA tidak bekerja seorang diri, tetapi ada rekannya yang lain. Kasus ini masih dalam pengembangan untuk mengungkap jaringan dari RA ini. Untuk sementara, pelaku dan barang bukti pikap L300 diamankan Satreskrim Polres Tanahdatar,” pungkas AKBP Dwi Sulistyawan. (cr1)