BERITA UTAMA

32 Toko di Pasar Kuok Membara

0
×

32 Toko di Pasar Kuok Membara

Sebarkan artikel ini

PESSEL, METRO – Kebakaran besar terjadi di Pasar Kuok Batangkapas, Pesisir Selatan (Pessel), Jumat (15/11) sekitar pukul 00.23 WIB dini hari. Api yang mengamuk, menghanguskan 32 unit petak bangunan kios dan toko pedagang. Dugaan sementara, pemicu kebakaran akibat adanya arus pendek litrik dari salah satu toko.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Painan dan Kambang milik Pemkab Pesisir Selatan dengan 21 orang anggota dikerahkan untuk memadamkan si jago merah. Titik kebakaran tepatnya di Blok L, Pasar Kuok di Kenagarian IV Koto Hilie, Kecamatan Batangkapas.
Petak kios dan toko pedagang yang dibangun oleh Bank Nagari tersebut, saat kebakaran sedang ditinggal penghuninya yang kembali ke rumah masing-masing. Mayoritas kios tersebut ludes dan banyak barang dagangan milik pedagang tidak bisa diselamatkan. Karena, si jago merah dengan cepat menghanguskan semuanya.
Beberapa pemilik kios dibantu warga sekitar terlihat di lokasi sibuk menyelamatkan barang dagangan dan apa saja yang bisa diselamatkan. ”Tiba-tiba saja asap hitam sudah mengepul dari salah satu kios. Dan api langsung membesar, kami tak bisa berbuat apa-apa,” kata Ari (35), salah seorang warga setempat.
Saat pemilik kios dan warga beraksi mencoba meredakan api, tiga unit mobil pemadam kebakaran sampai di lokasi. Sekitar dua jam lebih berjibaku, barulah api bisa dipadamkan sekitar pukul 03.30 WIB.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Pol PP dan Damkar) Pessel Dailipal menegaskan, dugaan sementara kebakaran 32 kios pedagang di Pasar Kuok Batangkapas, akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting dari salah satu toko.
”Kita kerahkan tiga unit armada damkar, 2 unit dari Pos Painan dan 1 Pos Kambang, dengan jumlah personel 21 orang. Sangat lama api dapat dipadamkan, karena material yang mudah terbakar,” tegas Dailipal.
Setelah tiga jam lebih si jago merah mararah, barulah sekitar pukul 03.30 WIB api berhasil dipadamkan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Untuk kerugian hingga sampai saat ini sedang dalam penghitungan,” kata Kasat Pol PP dan Damkar Pessel.
Dari daftar yang didata hingga kemarin, pemilik kios dan toko sudah diketahui. Hasil inventarisir bersama mantri pasar, laporan sementara nama-nama korban adalah, Fauzi (berjualan PMD) 2 petak, Ides (jual asesoris) 1 petak, Idep (soto malus) 2 petak, Citra (soto nasi) 2 petak, Ningsih ayai/inyak (nasi) 2 petak, Uwar sate 2 petak, Unsu (pakaian) 1 petak, Sial (servis elektronik) 2 petak, Surial Indah (pecah bela) 1 petak, Upiak (nasi) 3 petak, Afrizal (pupuk) 1 petak, Imul (asesoris) 1 petak.
Selanjutnya, Imel (pakaian) 1 petak, Ita (Koperasi Bina Batu Ajuang/pakaian) 1 petak, Helmi Yanti Sian (PMD) 2 petak, Abang Pop Ice (beras) 1 petak, Ided (ketikan komputer) 1 petak, Iman (jual plastik) 1 petak. Sementara 5 petak lainnya masih kosong. (rio)

Baca Juga  Survei PRC: Prabowo-Gibran 42,4 %, AMIN Salip Ganjar-Mahfud