BERITA UTAMA

Mobil Pikap Mengangkut 3 Drum Solar Terbakar, Kedai Warga Ikut Disambar Api

1
×

Mobil Pikap Mengangkut 3 Drum Solar Terbakar, Kedai Warga Ikut Disambar Api

Sebarkan artikel ini

PASBAR, METRO – Satu unit mobil Mitsubishi L300 pikap yang mengangkut tiga drum solar terbakar di pinggir Jalan Simpang-Manggopoh, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Rabu (13/11) malam. Solar yang tumpah mengallir ke sebuah kedai kain milik warga sehingga ikut terbakar.
Beruntung dalam kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa dan sopir Samsul (61) berhasil menyelamatkan diri ketika api muncul di bagian belakang mobil yang dikemudikannya. Bahkan, petugas Damkar yang tiba di lokasi sempat dibuat kewalahan lantaran banyaknya BBM Solar yang diangkut di mobil sehingga membuat api sulit dipadamkan.
Namun, setelah melakukan penyemprotan air secara terus menerus, api akhirnya bisa dipadamkan. Tak lama berselang, pihak Polsek Kinali pun datang ke lokasi memintai keterangan dari saksi-saksi dan mengamankan mobil pengangkut BBM Solar itu ke Mapolsek untuk kepentingan penyelidikan.
Danru Damkar Regu A Kinali, Kabupaten Pasbar Nanang Sunaryo mengatakan, ketika pihaknya tiba di lokasi sekitar sekitar pukul 23.55 WIB, api sudah besar dan mulai menghanguskan seluruh badan mobil tersebut. Selain menghanguskan mobil pengangkut minyak itu, juga turut menghanguskan satu unit kedai jahit kain milik warga setempat bernama Fadli (29).
“Kedai kain itu terbakar dikarenakan minyak yang ada dalam drum mengalir menuju kedai tersebut. Api dengan cepat menjalar lalu membakar kedai tersebut dan api baru bisa dipadamkan setelah kami berjibaku sekitar satu jam,” tujar Nanang.
Nanang menjelaskan, dari informasi yang dihimpun pihaknya, peristiwa itu berawal ketika mobil pengangkut minyak itu datang dari arah Padang menuju arah Simpang Empat yang dikemudikan oleh Samsul mengalami konsleting.
“Tepat di Simpang Bancah Pabik, Sei Paku IV Koto, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, api yang yang berasal dari konsleting dengan cepat membakar, apalagi yang diangkut juga sangat mudah terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian kedua korban ditaksir sekitar Rp100juta,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Kinali Iptu Erianto mengatakan, terkait kebakaran mobil pengangkut BBM Solar dan kedai milikn warga, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan sopir mobil sudah dimintai keterangan. Dugaan smeentara, memang ada masalah pada kabel-kabel mobil yang menimbulkan percikan api, lalu menyambar drum berisi Solar.
“Untuk sementara ini, mobil yang terbakar itu sudah kita aman kan di Mapolsek Kinali. Sedangkan sopirnya tidak kita tahan karena masih kita pelajari sebab akibat tetjadinya kebakaran it. Begitu juga terkait BBM Solar yang ada di mobil untuk apa dan apakah itu illegal atau ada izin, akan kita selidiki,” pungkas Erianto. (end)

Baca Juga  7 Warga Dharmasraya Positif Covid-19 Pulang dari Gowa