BERITA UTAMA

PPP Usung Mulyadi jadi Calon Gubernur, Hariadi: Agar Sumbar Lebih Hebat

0
×

PPP Usung Mulyadi jadi Calon Gubernur, Hariadi: Agar Sumbar Lebih Hebat

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumbar, H Hariadi menegaskan PPP mendukung sekaligus mengusung Anggota DPR RI Mulyadi sebagai Calon Gubernur Sumbar pada Pilkada serentak 2020.
“PPP bukan sekadar mendukung saja, tetapi sesuai arahan DPP dan juga didiskusikan, agar dalam Pilkada serentak 2020, benar-benar mengusung figur yang sudah jelas rekam jejaknya dan berkontribusi terhadap kemajuan Sumbar,” kata Hariadi kepada wartawan kemarin di Padang.
Merujuk kesana dan setelah dikupas rekam jejak dari berbagai sudut terhadap beberapa calon yang mengapung maupun diapungkan oleh parpol dan elemen masyarakat lainnya, maka yang paling tepat dan pas itu menjadi gubernur Sumbar adalah Mulyadi, anggota DPR tiga periode sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar.
Pengusaha sukses ini menilai, figur seperti Mulyadi dibutuhkan Sumbar saat ini agar provinsi ini lebih hebat dan disegani daerah lain, karena pembangunan menggeliat dan perekonomian masyarakat meningkat. Apalagi untuk pembangunan itu sangat ditopang dengan pendanaan. Sedangkan Sumbar, pendanaan terbatas dan mau tak mau, dana pusat harus digaet ke Sumbar.
Sekarang, sebut Hariadi, kondisi Sumbar apalagi dalam lima tahun terakhir, tidak ada hasil pembangunan yang menonjol untuk kepentingan daerah dan masyarakat. Padahal periode sebelumnya ada dan terukur. Oleh karena itu, bila Sumbar maju, mau tak mau butuh figur yang gigih berjuang dan tanpa kenal lelah untuk memperjuangkan daerah.
Untuk melakoni tugas mulia ini, seorang kepala daerah juga dituntut gigih berjuang. Membina hubungan intensif dengan pemerintah pusat, anggota DPR terutama yang berasal dari Sumbar. Akan tidak mangkus, upaya ini jika pemimpin Sumbar kelak tidak punya greget dan menjalin komunikasi yang baik dengan anggota DPR.
“Pak Mulyadi punya ini. Bahkan tiga periode di DPR, tentu pengalaman beliau lebih kaya. Ini adalah modal besar untuk menyongsong Pilkada serentak. Kiprah selama dipercaya rakyat Sumbar di dapil 2 dan sukses menggaet kue pembangunan dari APBN ke Sumbar seperti Kelok 9, Irigasi Batang Anai, Sekolah Pelayaran dan sebagainya adalah bukti perjuangan beliau untuk Sumbar. Ini sulit dilupakan masyarakat Sumbar, “ kata suami senator hebat Hj. Emma Yohanna ini.
Dengan adanya dukungan PPP ini, maka syarat minimal untuk mengajukan pasangan calon gubernur/cawagub sudah terpenuhi. Sebab, Partai Demokrat memiliki kursi di DPRD Sumbar 10 kursi dan PPP 4 kursi sehingga menjadi 14 kursi. Sedangkan syarat minimalnya adalah 13 kursi dari 65 kursi di DPRD Sumbar atau 20 persen.
Bahkan di Partai Gerindra yang memiliki 14 kursi, Mulyadi juga mendaftar sebagai cagub, Senin (11/11) dan menjadi cagub perdana yang mendaftar di partai ini. Diantar sebagian besar pengurus inti Demokrat dan disambut sekaligus direspon baik oleh tim penjaringan gubernur/wagub Partai Gerindra Sumbar.
Meski sudah boleh dikatakan ‘aman’ terkait pencalonan Mulyadi sebagai Cagub, bisa jadi parpol lain melirik pria yang tak kenal lelah berjuang di Senayan untuk kemajuan Sumbar ini.
Apalagi dalam pemilihan kepala daerah di Sumbar, karakteristik masyarakat Sumbar beda. Lebih melihat kepada rekam jejak figur tersebut dan apa yang sudah diberbuat untuk kemajuan daerah dan masyarakat.
Beberapa Pilkada langsung di Sumbar (2005, 2010 dan 2015) pemilihan gubernur, bupati/walikota, faktor incumbent tidak menjadi jaminan untuk bisa malenggang. Bahkan sejumlah incumbent tumbang dibuatnya. Ya, ini bukti, masyarakat Sumbar cerdas dalam menentukan pilihan. (r)