METRO BISNIS

Jelang Beroperasi, Jalur Rail Bus Diuji Coba

0
×

Jelang Beroperasi, Jalur Rail Bus Diuji Coba

Sebarkan artikel ini
UJI COBA— Tim uji coba pengoperasian railbus Padang-Pariaman berfoto bersama, usai rapat koordinasi dengan Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Barat, jelang uji coba pengoperasian railbus Padang-Pariaman, Kamis (3/3) di PT KAI.

PADANG, METRO–Untuk mematangkan persiapan pengoperasian kereta api Padang menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM), April mendatang, PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali uji coba pengoperasian railbus Padang-Pariaman, Kamis (3/3).

Kepala PT KAI Divre II Sumbar, Sulthon Hasanuddin mengatakan, sebagai operator, PT KAI sudah siap layani transportasi kereta api dari Padang menuju BIM. Karena itu, pihaknya sekarang juga menunggu semua pembenahan dan pembangunan oleh Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Barat.

“Untuk operasional, kita siap melayani Padang-BIM. Untuk sarananya disediakan Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Barat. Sekarang kita menunggu perintah, karena kita hanya operator,”sebut Sulthon, saat rapat koordinasi dengan Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Barat, jelang ujicoba pengoperasian railbus Padang-Pariaman, Kamis (3/3) di PT KAI.

Uji coba tersebut diikuti Kadivre II PT KAI Sumbar, Sulthon Hasanuddin, Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Sumbar, Amran, Walikota Pariaman Mukhlis R, Kepala BTPWBB Makjen Sinaga dan perwakilan dari Polda Sumbar
Sulthon menambahkan, pengoperasian railbus Padang-BIM merupakan salah satu program dari rencana besar pengembangan kereta api di Sumbar. Sesuai dengan arahan dari Kementerian Perhubungan, yakni, mengkoneksikan jalur kereta api dari Sumbar sampai ke Riau.

Baca Juga  Perempuan PLN Jadi Garda Transformasi: Inspiring Srikandi Hadirkan Inspirasi Sehat dan Cantik

Untuk sementara yang akan dilalui railbus, Padang-BIM. Kemudian akan dilanjutkan dengan jalur perintis, Padang-Kayu Tanam. Sementara dari Kayu Tanam-Padang Panjang belum diaktifkan, namun dalam perbaikan rel.

Jalur-jalur yang akan diaktifkan terdiri dari Padang Pariaman, yakni Sungai Limau-Naras-Pariaman-Kurai Taji-Pauh Kamba-Lubuk Alung-Pasa Usang-Duku-Lubuk Buaya-Tabing-Simpang Haru.

Sedang Padang ke Sawahlunto melewati, Padang-Sicincin-Kayutanam-Kandang-Ampek-Padang Panjang-Kubu Karambi-Batu Taba-Kacang-Singkarak-Solok-Silungkang. Khusus Sawahlunto akan berakhir di Tanjung Ampalu. Namun selanjutnya akan diteruskan ke Muaro Kalaban-Muaro-Logas. “Semua itu akan dilakanakan Balai Teknik dengan bertahap, untuk itu kita butuh dukungan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Balai Teknik Perkertapian Wilayah Sumatera Bagian Barat, Makjen Sinaga mengatakan, saat ini pemerintah terus berupaya meningkatkan semua fasilitas kereta api di Sumbar. “Kita tidak mengkaji ekonomis atau tidak saat ini, karena kereta akan mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Pengurus DPD PPHI Sumbar Dikukuhkan, Pengembangan Pariwisata Halal di Sumbar harus Lebih Konkret

Sementara itu, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengatakan sangat bersyukur upaya operasional kereta api di Sumbar.  Karena Kota Pariaman sangat diuntungkan dengan target mengembangan pariwisata. “Ini kami sanga diuntungkan, keberadaan kereta ini sangat mendukung pengembangan pariwisata Kota Pariaman, seandainya kami bisa meminta, bagaimana railbus juga melayani Padang-Pariaman,” pinta Mukhlis R.

Kereta Rail Bus sendiri memiliki tiga gerbong yang difasilitasi tempat duduk yang nyaman dan bersih. Memiliki 26 kapasitas tempat duduk tiap gerbong, dengan  kecepatan rata-rata 80 km/jam dengan memakan waktu paling cepat 17 menit dan paling lambat 30 menit, sebab kemungkinan  berhenti di tiap-tiap halte yang di lewati.

Kapasitas penumpang 260 orang terdiri dari tiga gerbong sekali jalan, dengan kapasitas tempat duduk 78 kursi. Nantinya juga, masih ada diprioritaskan penumpang yang berdiri yang sudah di design tempat berdiri. (fan)