BERITA UTAMA

Santap Onde-Onde, 8 Warga Keracunan

0
×

Santap Onde-Onde, 8 Warga Keracunan

Sebarkan artikel ini

PESSEL, METRO–Delapan warga Kabun, Kampung Koto Kandis, Nagari Kambang Timur, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pessel, keracunan usai memakan onde-onde. Seluruh korban dilarikan ke Puskesmas Kambang.

Kedelapan korban keracunan, Delmawanita (28), Resti (10), Lestari (3 tahun), Rizal (24), Samsinar (50), Tomo (85), Fitri (8), dan Eni Musrita (35), mengalami mual dan muntah usai mengonsumsi onde-onde. “Saya bersama tujuh teman, pada Senin (29/2) siang, mengadakan pesata dan memasak onde onde di pinggir sungai Batang Kambang, tepatnya di Kabun Anda, Kampung Koto Kandis,” jelas Delmawanti, korban keracunan, kepada POSMETRO.

Sayangnya, mereka memasak onde-onde menggunakan air sungai saja. Bukan air yang sudah dimasak atau air bersih. “Biasanya kami juga sering memakai air sungai untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk membuat onde-onde,” katanya.

Baca Juga  Ditargetkan Selesai Juli 2025, Fadli Zon Pastikan Anggaran Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Rp 9 Miliar Sudah Terealisasi

Setelah onde-onde selesai dibuat, Delmawanita bersama teman-teman sekampung langsung melahap onde-onde. Semuanya habis dalam sekejap. “Sehari setelah kejadian, atau Selasa (1/3) malam, semua yang ikut pesta onde-onde mulai merasa pusing, mual dan muntah. Malam itu, kami semua dilarikan ke Puskesmas Kambang,” ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Rizal (24). Menurut dia, aka kebiasaan di kampung mereka, jika ada teman yang ulang tahun atau yang lagi senang melakukan pesta manjonjang di pinggir sungai. “Pesta makan-makan atau yang lebih dikenal dengan manjonjang, hal biasa dilakukan warga di kampung kami. Karena di antara teman kami ada yang panen padi ketan putih, sehingga kami memutuskan untuk membuat onde onde. Tapi membuatnya bukan di rumah, melainkan di pinggir sungai dengan cara membawa segala peralatan memasak ke tepi sungai,” ungkapnya.

Baca Juga  Pastikan Keselamatan Pengendara, Polres Dharmasraya Lakukan Pengecekan Jalan Berlubang

Sementara, Wali Nagari Kambang Timur Sondi KS membenarkan, delapan warga keracunan dan dirawat di Puskesmas Kambang, Rabu (2/3). Kuat dugaan onde-onde dibuat tidak higienis. “Sekarang, seluruh warga kondisinya sudah membaik,” jelasnya.

Bupati Pessel Hendrajoni, kemarin usai membuka acara Musrenbang Kecamatan langsung melihat korban di Puskemas Kambang. Bupati menginstruksikan kepada dokter dan tim medis agar menangani korban dengan baik.
“Jika masih ada warga yang menjadi korban setelah makan onde-onde segera dirawat dan diobati. Kita berharap tak ada korban lagi,” pungkas Hendrajoni. (m)