PADANG, METRO – Dua pemain Semen Padang FC dipanggil untuk memperkuat Tim Nasional (Timnas) jelang menghadapi Malaysia pada laga lanjutan babak kedua Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Laga melawan Malaysia akan berlangsung pada 19 November di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.
Kedua pemain tersebut yaitu, Teja Paku Alam dan Dedi Gusmawan. Pemanggilan Teja Paku Alam dan Dedi Gusmawan tersebut tertuang dalam surat yang disampaikan oleh PSSI bernomor 4862/AGB/1546/XI-2019 yang diterima oleh PT Kabau Sirah Semen Padang FC, Sabtu (9/11). Dalam surat yang ditanda tangani oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha tersebut, Teja dan Dedi Gusmawan diharapkan mulai bergabung bersama skuad Merah Putih mulai Minggu (10/11) sampai 20 November nanti.
Bagi Teja, pemanggilan untuk timnas ini adalah untuk yang keempat kalinya untuk Kualifikasi Piala Dunia. Sedangkan bagi Dedi Gusmawan ini adalah yang pertama kali untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022.
”Alhamdulillah dapat pemanggilan timnas, semoga bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Teja Paku Alam, Minggu (10/11).
Teja Paku Alam sendiri berangkat Minggu (10/11) siang dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Jakarta. Sedangkan Dedi Gusmawan menuju Medan terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke Jakarta. ”Saya pulang dulu ke Medan karena harus menjemput paspor. Doakan semoga timnas Indonesia dapat hasil terbaik dari Malaysia,” tandas Dedi Gusmawan.
Bek tengah andalan sekaligus kapten tim Semen Padang FC, Dedi Gusmawan mengaku kaget dapat pemanggilan timnas Indonesia senior, yang disiapkan untuk menghadapi Malaysia dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2022.
Bagaimana tidak, pemain berusia 33 tahun kelahiran Deli Serdang ini, tidak pernah terpikir kembali bisa membela timnas di usianya yang sudah menginjak kepala tiga. Apalagi terakhir Dedi dipanggil timnas tiga tahun lalu saat masih membela klub Zeyar Shwe Myay (Myanmar). Uniknya pemanggilan terakhir Dedi Gusmawan dibawah asuhan Alfred Riedl tahun 2016 itu juga untuk menghadapi Malaysia dalam laga ujicoba.
”Jujur awalnya kaget dapat panggilan. Tidak menyangka saja masih bisa dipercaya untuk memperkuat timnas. Apalagi masih banyak pemain muda yang bagus,” ujarnya.
Dedi Gusmawan menuturkan, sangat bersyukur dengan pemanggilan kali ini. Dedi siap memberikan yang terbaik untuk timnas Indonesia andai dipercaya tampil mengisi skuad inti.
”Timnas tentunya jadi impian setiap pemain. Pastinya jika diberi kepercayaan tampil ingin memberikan yang terbaik untuk tim. Tapi yang jelas saat ini fokus persiapan menghadapi Malaysia dahulu. Siapa nanti yang dipasang itu adalah keputusan pelatih yang harus didukung bersama,” sambungnya.
Dengan dipanggilnya Dedi Gusmawan ini menjadi sebuah prestasi tersendiri untuk pemilik nomor punggung 27 ini. Bagaimana tidak, Dedi selalu mendapat panggilan membela timnas disetiap klub yang dibelanya.
”Alhamdulillah rezekinya dari 2007 dengan beberapa klub berbeda selalu mendapat panggilan ke timnas. Tahun 2007 membela PSDS, tahun 2010 bersama PSPS, tahun 2014 bersama Mitra Kukar, tahun 2016 membela Zeyar Shwe dan sekarang membela Semen Padang FC juga dipangil,” sebutnya.
Kontribusi Dedi Gusmawan sendiri bersama Semen Padang FC dalam 27 laga Shopee Liga 1 2019 memang tidak tergantikan. Dedi selalu tampil penuh disetiap laga setiap laga bersama tim yang berjuluk Kabau Sirah. Dedi hanya absen ketika akumulasi kartu. Dedi Gusmawan juga tercatat menjadi salah satu pemain dengan jumlah intersept terbanyak. (heu)





