BERITA UTAMA

Angkat Persoalan Daerah ke Tingkat Nasional, La Nyalla: Peran Media Dibutuhkan sebagai Katalisator

0
×

Angkat Persoalan Daerah ke Tingkat Nasional, La Nyalla: Peran Media Dibutuhkan sebagai Katalisator

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, METRO – Peran pers di Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) begitu besar. Karena secara terus-menerus tanpa kenal lelah, mempublikasikan semua proses dan hasil-hasil sidang hingga berbagai peristiwa yang selama ini terjadi di DPD RI.
“Saya melihat peran pers di parlemen begitu besar karena terus menerus tanpa kenal lelah, memberitakan proses-proses dan hasil-hasil sidang maupun peristiwa-peristiwa yang terjadi di DPD RI. Dari interaksi ini, sesungguhnya DPD RI dan Pers, mempunyai peran yang sama, yaitu mengawal berlangsungnya demokrasi di negeri kita ini,”ujar Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, ketika membuka Press Gathering Koordinatoriat Wartawan Parlemen, di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Jumat (1/11).

Bersama La Nyalla, hadir tiga Wakil Ketua DPD RI yaitu Nono Sampono, Mahyudin dan Sultan Bachtiar Najamudin serta Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD RI Reydonnizar Moenek dan semua Pimpinan Alat Kelengkapan DPD RI.
Pada kegiatan bertajuk “Sinergitas DPD RI dan Insan Pers Guna Penguatan Peran DPD RI Dalam Memperjuangkan Aspirasi Daerah”, itu, La Nyalla menegaskan, tanpa pers, masyarakat akan sulit mendapatkan informasi tentang hasil dan keputusan DPD RI yang terkait langsung dengan kepentingan daerah.
Melalui kerja sama ini, selaku pimpinan dan segenap anggota DPD RI, Senator Indonesia dari Provinsi Jawa Timur itu mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi para jurnalis yang tergabung dalam Koordinatoriat Wartawan Parlemen, yang telah memainkan peran begitu tinggi dalam menginformasikan kerja-kerja nyata para anggota DPD RI.
Dijelaskannya, DPD RI lahir dari konsensus politik nasional untuk memperkuat fungsi perwakilan daerah di tingkat nasional, di samping perwakilan politik DPR RI. Gagasan dasar pembentukan DPD RI adalah untuk menjembatani kepentingan daerah dengan kebijakan nasional, sekaligus memberi peran yang lebih besar kepada daerah, dalam pengambilan keputusan politik yang berkaitan langsung dengan daerah.
“Karena itu, saya menekankan kepada seluruh senator untuk mengangkat persoalan daerah ke tingkat nasional. Bukan sebaliknya, membawa isu nasional ke daerah. Saya berharap semua senator melihat, mencermati, mengidentifikasi, dan menemukan jalan keluar persoalan-persoalan di daerah untuk selanjutnya kita sampaikan kepada pemerintah sebagai masukan. Untuk itu kita membutuhkan peran media massa sebagai medium katalisator, agar persoalan tersebut segera tertangani secara baik,”ujarnya.
Selain itu, La Nyalla kembali mengaskan agar DPD RI harus menjalin sinergi dan komunikasi yang harmonis dengan semua lembaga negara, terutama pemerintah, demi mempercepat pembangunan di daerah.
“Apalagi Presiden Joko Widodo sudah menyatakan akan menjalankan konsep pembangunan dengan pendekatan Indonesia Sentris, yang artinya merata, tidak hanya di Pulau Jawa. Karena sejatinya, wajah Indonesia adalah wajah dari 34 provinsi dari Sabang sampai Merauke,”ungkapnya.
Pada akhir sambutannya, La Nyalla berharap melalui kegiatan ini dapat tercipta sinergisitas kerja antara DPD RI dan insan pers sehingga apa yang dicita-citakan bersama dapat lebih cepat terwujud.
Di acara yang sama, Sekjen DPD RI Reydonnizar Moenek menjelaskan kegiatan press gathering akhir tahun 2019 ini dilaksanakan di Kota Surabaya. Sebelumnya pada tahun lalu telah berlangsung sebanyak dua kali yaitu di Pontianak Kalimantan Barat dan pada Desember 2018 di Provinsi Bali.
Menurut Donny sapaan beken Reydonnizar Moenek itu, kegiatan ini adalah ajang silaturahmi sekaligus berharap teman-teman media cetak elektronik dan online tetap bisa menjaga kekompakan dan berkomitmen untuk memberikan dukungan yang signifikan dalam proses peliputan pada kegiatan Pimpinan dan seluruh alat kelengkapan dan anggota DPD RI.
“Tentunya kami berharap pemberitaan tersebut dapat mendukung dan terliputnya hal-hal yang berkenaan dengan kiprah DPD RI yang dari ke hari akan terus makin membanggakan kita untuk memberikan komitmen kepada kepentingan daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, mantan Penjabat Gubernur Sumatera Barat ini berharap kebersamaan DPD RI dengan para insan pers yang telah dijalin dan terbangun selama ini dengan baik menjadi pintu masuk untuk lebih mengenalkan DPD RI periode 2019-2024 kepada masyarakat dan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang aktivitas dan kinerja DPD RI serta proses legislasi model Tripartit antara DPR, DPD dan Presiden dalam sistem Parlemen Republik Indonesia.
Dia tegaskan, pertemuan ini sengaja digagas setelah pelantikan seluruh Anggota dan Pimpinan DPD RI pada tanggal 1 Oktober 2019 yang lalu. “Ini adalah pertemuan perdana seluruh Pimpinan dan alat kelengkapan DPD RI berkiprah dan berinteraksi secara positif dengan teman-teman media.
“Gagasan yang dibangun oleh Bapak Ketua, bapak pimpinan dan seluruh alat kelengkapan untuk bersinergi dan harmonis dengan teman-teman media, tentunya kami berharap dapat kita terus tingkatkan dan hubungan yang telah terbangun selama ini dapat terjalin dengan baik,”kata Donny.
Dinyatakannya, bahwa periode DPD RI telah memasuki periode yang ke empat masa sidang 2019-2024. Komposisi keanggotaan periode ini ada sekitar 70 persen anggota baru menduduki jabatan sebagai anggota DPD RI dengan berbagai latar belakang yang dimiliki oleh anggota DPD RI.
Dari komposisi tersebut ujar Donny, ini merupakan sebuah kekuatan yang jika disinergikan tentu dapat menjadi modal utama untuk melaksanakan tugas dan optimalisasi peran DPD RI.
“Melalui Press gathering ini diharapkan terbangun komunikasi intensif antara wartawan dengan pimpinan DPD RI dan seluruh alat kelengkapan DPD RI serta ke depan dengan seluruh anggota DPD RI terjalin kerjasama semakin baik dengan seluruh media. Mereka semuanya adalah sahabat-sahabat kita yang sangat memberikan dukungan signifikan dan suporting yang terbaik bagi keberadaan DPD RI,”tegas Donny.
Peraih Elshinta Award tahun 2017 ini optimis, di bawah kepemimpinan ketua dan para wakil ketua serta pimpinan alat Kelengkapan, komunikasi dan intensitas serta frekuensi pertemuan dengan wartawan dapat terus ditingkatkan. “Tiadalah arti kita bekerja pada DPD RI tetapi tanpa publikasi dan dukungan yang signifikan dari teman-teman media,”pungkasnya. (adv)