METRO PADANG

Diminta Tandatangani Pakta Intergritas, Andre: Jangan Ragukan Nyali Saya Bela Kebenaran

0
×

Diminta Tandatangani Pakta Intergritas, Andre: Jangan Ragukan Nyali Saya Bela Kebenaran

Sebarkan artikel ini

ADINEGORO, METRO – Ketua Suporter Madura United, Cak Mimit meminta para calon ketua dan pengurus PSSI untuk menandatangani pakta integritas. Wakil Sekretaris Jenderal (Waksekjen) Partai Gerindra, Andre Rosiade yang mencalonkan diri sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI malah menantang Cak Mimit.
Peristiwa itu terjadi saat Cak Mimit dan Andre Rosiade hadir sebagai narasumber di Mata Najwa, pada Rabu (30/10) malam. Mulanya Cak Mimit mengatakan dirinya yang tergabung dalam Suporter Indonesia Bermartabat menjelaskan jika calon ketua dan pengurus berani menandatangan pakta intergritas tersebut maka PSSI akan menjadi organisasi yang sehat.
“Kami temen-temen suporter yang tergabung dalam, Suporter Indonesia Bermartabat, membawa pakta integritas. Kalau calon sudah berani tanda tangan, saya yakin PSSI akan sehat,” tambahnya.
Cak Mimit menjelaskan sebelumnya sudah ada lima calon ketua umum yang sudah menandatangani pakta integritas itu.
“Tadi pagi saya sudah hadir di Menpora ada lima ketum sudah berani tanda tangan,” ucap Cak Mimit.
Cak Mimit kemudian membacakan 10 poin di dalam pakta tersebut. 10 poin itu memiliki garis besar meminta ketua dan pengurus PSSI untuk serius dalam bertugas. Apabila tak serius dan melanggar amanah yang diberikan, maka ketua maupun pengurus PSSI harus bersedia mundur dari jabatannya.
Selesai membacakan pakta intergritas, Cak Mimit menjelaskan suporter juga memiliki sejumlah tuntutan kepada ketua dan pengurus PSSI. Namun Cak Mimit tak membacakan tuntutan tersebut.
“Ini pakta intergritas untuk para calon. Ada juga tuntutan suporter,” tambahnya.
Salah seorang narasumber M Kusnaini mengkritik isi pakta intergritas itu. Ia menilai pakta intergritas tersebut terlalu normatif. “Isinya sangat normatif pantasan Andre berani. Lebih tajam seharusnya,” ucap pria yang akrab disapa Bung Kus itu.
Mendengar pernyataan narasumber tersebut, Andre Rosiade langsung bersuara. Andre Rosiade menantang Cak Imit untuk menambahkan soal pemberatasan mafia bola di pakta integritas itu. “Jadi gini isinya ditambah, berani enggak berantas mafia sepak bola itu. Berani enggak berantas mafia sepak bola,” ucap Andre Rosiade sambil menunjuk ke arah Cak Mimit.
Cak Mimit mengaku senang melihat semangat Andre Rosiade, ia berharap hal tersebut dapat dipertahankan politikus Gerindra itu saat sudah menjabat sebagai pengurus PSSI.
“Ini kan belum selesai, saya senang dengan semangat Anda, tapi mudah-mudahan Anda semangat ini kalau sudah jadi pengurus PSSI,” kata Cak Mimit tenang.
“InsyAllah,” jawab Andre Rosiade.
Andre Rosiade kemudian meminta Cak Mimit untuk tidak meragukan nyalinya dalam menengakkan kebenaran di PSSI. “Mas enggak usah ragukan nyali saya untuk menyalakan kebenaran,” ucap Andre Rosiade berapi-api.
Mulanya, Andre Rosiade yang juga Komite Tetap Teknik dan Pengembangan PSSI ini, mengakui kebobrokkan dalam sepak bola Indonesia. Sehingga, Polri sampai turun tangan dan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Sepak Bola.
“Bahwa memang ada yang tidak sehat di PSSI, makanya kita tahu Kepolisian Republik Indonesia membentuk Satgas Antimafia Bola,” kata Andre.
Kemudian, Andre menegaskan dirinya akan menumpaskan Mafia Sepak Bola jika terpilih sebagai anggota Exco.
“Saya terus terang datang ke PSSI mendaftar ditanya oleh temen-temen wartawan ’Apa yang akan Dilakukan oleh Seorang Andre Rosiade’. Saya bilang tagline (jargon) saya jelas, Bersama Andre Rosiade, Kita Berantas Mafia Sepak Bola,” tegasnya. (*/r)