Pembukaan ivent Internasional Tour de Singkarak (TdS) 2019 yang dilaksanakan di Kota Pariaman diresmikan oleh Staf Ahli Bidang Multi Kultural Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif Indonesia, Esti Reko Astuti, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan Walikota Pariaman Genius Umar .
Pembukaan yang dilaksanakan pada Jum’at (1/11) malam, sekitar pukul 19.00 WIB, berlangsung cukup meriah dengan adanya penampilan tari-tarian adat budaya Minang Kabau.
Kegiatan ini juga dihadiri kepala daerah di Sumbar, serta 120 peserta Tour de Singkarak yang berasal dari berbagai negara.
Walikota Pariaman, Genius Umar, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Pariaman sebagai tempat pembukaan start awal TdS 2019.
“Ini momentum yang baik bagi kami untuk menunjukkan Pariaman sebagai tujuan pariwisata. Dengan keberadaan TdS akan menjadi momentum memasarkan Kota Pariaman ke dunia internasional” ungkapnya.
Staf Ahli Bidang Multi Kultural, Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif Indonesia, Esti Reko Astuti juga menyampaikan rasa kekagumannya terhadap Sumatera Barat yang setiap tahun melaksankan ivent internasional tersebut.
“Tour de Banyuwangi mestinya belajar ke TdS. Untuk kalender of iven, TdS sejak awal. Kegiatan ini dampaknya tidak saja destinasi, tapi juga ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wagub Sumbar Nasrul Abit mengatakan, pelaksankaan TdS tahun ini merupakan yang tahun ke 11.
“ Tahun ini kita masukkan Prov Jambi. Ini pertama. Ada juga tawaran provinsi lain. Makanya, bisa saja nanti, Tour de Singkarak dengan lintasan Sumatera namun nama dan ikon, tetap Singkarak.
Dia juga menyampaikan, kegiatan ini tidak semata hanya ajang balap sepeda. Banyak nilai-nilai strategis yang hendak dicapai, terutama dari sisi tourism, olah raga hingga ekonomi.
Dari sisi tourism kata Nasrul, bisa mengangkat citra pariwisata Indonesia khususnya Sumatera Barat di mata Internasional sebagai destinasi unggulan olahraga balap sepeda serta meningkatkan jumlah kunjungan dan lama tinggal wisatawan domestik dan mancanegara ke Sumatera Barat.
Dari sisi Sport, Nasrul Abit juga menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ingin memantapkan posisi Tour de Singkarak dalam kalender UCI sebagai event balap sepeda unggulan berkelas dunia, menyajikan perlombaan balap sepeda profesional sehingga dapat mendorong berkembangnya industri wisata berbasis olahraga terutama balap sepeda.
Sementara dari segi sektor ekonomi, Nasrul Abit menyebutkan, pihaknya menargetkan iven TDS mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lintas sektor dan peningkatan Infrastruktur khususnya di area yang dilewati Tour de Singkarak.
Selain itu, juga ada peningkatan Sarana dan prasarana (Akomodasi, restaurant, rental mobil, toko souvenr), serta peningkatan devisa negara, belanja wisatawan dan investasi baru di bidang kepariwisataan dan tumbuhnya usaha ekonomi masyarakat. (*)





