BERITA UTAMA

Nyaris Ricuh, 16 Lapak PKL Dibongkar Paksa

0
×

Nyaris Ricuh, 16 Lapak PKL Dibongkar Paksa

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Tetap membandel meski sudah sering diberikan peringatan, sebanyak 16 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di tepi jalan fasilitas umum destinasi wisata tepatnya di tugu IORA Padang hingga Tugu Merpati Perdamaian ditertibkan Satpol PP Padang, Kamis (31/10) sekitar pukul 16.45 WIB. Namun, upaya penertiban itu sempat menuai protes dan bahkan mendapatkan pelawanan dari para pedagang.
Meski nyaris terjadi keributan dengan pedagang karena menolak lapaknya dibongkar, ternyata tak menyurutkan niat petugas untuk membersihkan kawasan wisata itu dari PKL. Setelah dilakukan mediasi dan diberikan penjelasan, semua lapak PKL yang melanggar itu disingkirkan dari lokasi dan bahkan dua lapak terpaksa diamankan ke Mako Satpol PP.
Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum (Tibum) Satpol PP Kota Padang, Erios Rahman mengatakan, penertiban ini dilakukan atas rekomendasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Padang. Sebelumnya, para PKL itu telah diingatkan Disbudpar, namun masih bandel, sehingga dilakukan upaya penindakan dengan tegas dengan membongkar lapaknya.
“Lapak mereka yang ditertibkan terangnya dua diantaranya dibawa ke Mako Pol PP dan sisanya kita kembalikan pada mereka. Memang ada perlawanan dan penolakan, tetapi bisa kita atasi. Kedepan kita akan sasar PKL yang bandel, apalagi berjualan diatas Fasilitas Umun (Fasum). Kepada masyarakat jangan coba-coba langgar aturan serta patuhilah ketentuan yang sudah ditetapkan. Agar kenyamanan terwujud dan pembongkaran tak dialami nantinya,” paparnya.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Padang, Jumadi meminta kepada Satpol PP Padang untuk terus menggelar penertiban pada PKL nakal. Silahkan sikat abis dan jangan pandang bulu. Kemudian, jika ada yang membekingi maka tindak juga, jangan dicuekin. Ini agar aturan tetap tegak dan Padang bersih.
“ Kepada warga jangan seenaknya saja dalam berjualan. Patuhi aturan yang ada. Ini demi ketertiban dan keamanan,” ujar kader Golkar ini. (ade)