BANDUNG, METRO – Menambah keilmuan dan saling tukar informasi tentang upaya membangun kemitraan antara Humas dan Media Pers, Humas dan Protokoler DPRD Provinsi Sumatera Barat melakukan studi tiru ke DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) berasama dengan Forum Wartawan Parlemen (FWP) Sumatera Barat.
Kunjungan yang dilakukan sejak Senin-Rabu (28-31 Oktober) kemarin, di Komandoi Kasubag Humas dan Protokoler DPRD Provinsi Sumatera Barat, Lazwardi.
Sebelum pertemuan dilakukan , rombongan terlebih dahulu menyempatkan melihat-lihat perkembangan pembangunan Kota Bandung yang juga merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Barat.
Hampir di seluruh sektor, pembangunan Kota Bandung terlihat sangat pesat. Khususnya di bidang infrastruktur dan Pariwisata. Pesatnya pembangunan di Kota yang terkenal berhawa sejuk itu, ternyata tidak terlepas dari Keseriusan Pemerintah setempat dan dukungan warganya.Kedatangan rombongandari Sumbar, disambut Kabag Humas dan Protokoler DPRD Jawa Barat, Yedi Sunardi. Dalam kesempatan itu ia mengucapkan terimakasih kepada rombongan yang datang dari provinsi Sumbar dan menjadikan Jabar sebagai daerah studi tiru.
Lazwardi, dalam pertemuan yang dilakukan di salah satu ruang di Gedung DPRD Provinsi Jabar itu menyampaikan niat dan tujuan studi tiru yang dilaksankan.
“Selain tukar informasi, kita juga ingin mengetahui kerjasama seperti apa saja yang terapkan Sekretariat DPRD Provinsi Jabar, khususnya di bidang Humas dan Protokoler dengan media yang ada di Provinsi Jabar ini,” Ungkap Lazwardi.
Menurutnya, humas dan media atau wartawan dalam menyampaikan informasi ke masyarakat tidak bisa terpisahkan. Sama-sama memiliki peranan penting.
“Informasi tentang fungsi DPRD dalam mendorong pembangunan daerah tentu tidak terlepas dari pemberitaan yang menyebar ke masyarakat luas. Karena itu, kita ingin mengetahui seperti apa kemitraan yang dibangun Humas DPRD Provinsi Jabar dengan pers,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua FWP-SB Novrianto, juga menambahkan, di Sumatera Barat, selama ini hubungan kerjasama pemberitaan antara media dengan Sekretariat DPRD ,khususnya dengan Humas dan Protokoler sangat baik. Berjalan sesuai dengan fungsi dan tugas masing-masing.
Meski demikian, untuk lebih menambah pengalaman dan keilmuan tentang pola membangun kemitraan dan kerja-sama antara Humas dan pers, pihaknya memilih DPRD Provinsi Jabar sebagai daerah studi tiru.
“Sebagai kota besar yang begitu pesat pembangunannya, kami sangat yakin Humas DPRD Jabar punya kiat-kiat tertentu dalam membangun kerjasama yang baik dengan pers, dalam menyampaikan program pembangunan di daerah ini kepada masyarakat” ungkapnya.
Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler DPRD, Jawa Barat Yedi Sunardi menyampaikan, membina keharmonisan antara humas dan media atau wartawan itu sangatlah penting.
“Humas, dalam menyampaikan informasi ke masyarakat luas tidak akan bisa tanpa bantuan dari Pers. Keberhasilan kinerja DPRD dalam mendorong pembangunan daerah bersama dengan pemerintah Jabar tentu tidak akan sampai ke masyarakat luas tanpa bantuan media,” jelasnya.
Mengingat Humas dan Protokoler Sekretariat DPRD dengan media itu tidak bisa dipisahkan dan saling membutuhkan dalam hal publikasi, pihaknya juga selalu berupaya membangun kerjasama yang baik dengan media.”Kita DPRD Provinsi Jabar memiliki anggaran publikasi Rp.8 miliar lebih,” pungkasnya. (hsb)





