METRO SUMBARPAYAKUMBUH/50 KOTA

BPBD Distribusikan 20.000 Liter Air Bersih, Bak Penampung Air untuk Warga Jebol

0
×

BPBD Distribusikan 20.000 Liter Air Bersih, Bak Penampung Air untuk Warga Jebol

Sebarkan artikel ini

LIMAPULUH KOTA, METRO – Sejak dua hari terakhir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, telah mendistribusikan air bersih kepada ribuan masyarakat di Nagari Durian Gadang, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota. Sedikitnya, sudah 4 tangki yang berisi 20.000 liter air bersih.
Pasalnya, sejak Jumat (25/10) dinihari sekitar pukul 03.00 Wib, bak penampungan antara mata air dan pipa penghubung kerumah masyarakat jebol diterjang air akibat hujan deras yang turun diwilayah itu. Sehingga, sekitar 90 persen masyarakat Nagari Durian Gadang tidak mendapatkan pasokan air bersih, dan terjadi krisis air bersih.
“Untuk mengantisipasi krisis air bersih yang sempat dialami warga Nagari Durian Gadang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota menyalurkan bantuan air bersih. Sekitar 20.000 liter air bersih sudah didistribusikan dalam dua hari terakhir. Ini terjadi akibat jebolnya bak penampungan (intake) yang biasa mengaliri air kerumah-rumah warga akibat hujan deras,” sebut Camat Akabiluru, Khris La Deva, Rabu (30/10) kepada Wartawan.
Bak penampung air utama tersebut berjarak sekitar lima kilometer dari pusat pemukiman warga, persisnya di Sungaidareh, Jorong Baringin, Nagari Durian Gadang. Sehingga, masyarakat kehilangan sumber air bersih yang selama ini menjadi harapan.
Dikatakannya, BPBD Limapuluh Kota sudah sejak Selasa mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. Selama dua hari itu sedikitnya sudah ada 20.000 liter yang didistribusikan. Dimana satu tengki berisi 5000 liter air bersih.
“Kemarin (Selasa.Red) ada dua mobil yang membawa air bersih. Hari ini sudah masuk satu dan rencananya akan masuk satu lagi. Setiap mobil tengki itu berisi lima kubik air atau 5.000 liter. Dan memang 90 persen penduduk kita kehilangan sumber air bersih,” sebut Camat.
Dia juga belum bisa memastikan kapan bak penampungan itu bisa baik kembali. Dan selama bak penampungan itu belum baik, tentu masyarakat akan kesulitan memperoleh sumber air bersih dan mengandalkan air bersih dari BPBD Limapuluh Kota.
“Kita belum bisa memastikan kapan akan baik kembali, kita menunggu langkah kabupaten, tetapi kita sudah menyurati BPBD Limapuluh Kota melalui nagari melaporkan kejadian dan alhamdulillah pihak BPBD dengan cepat merespon mendistribusikan air bersih kepada masyarakat kita. Tentu kita berharap bak penampungan ini segera diperbaiki sehingga masyarakat tidak kekurangan air bersih lagi,” harap Camat.
Kepala BPBD Limapuluh Kota, H Joni Amir, mengakui memang sejak Dua hari terakhir telah melakukan pendistribusian air bersih kepada masyarakat di Nagari Durian Gadang. Sedikitnya, sudah ada 4 tengki air bersih yang didistribusikan kepada masyarakat, dimana satu tangki berisi 5000 liter.
“Ya, memang sudah Dua hari ini kita distribusikan air bersih kepada masyarakat di Nagari Durian Gadang. Ini sebagai antisipasi krisis air bersih yanh dialami warga sekitar akibat robohnya bak penampung (intake) yang menghubungkan pipa kerumah-rumah warga,” sebutnya. (us)

Baca Juga  Warga Lumpuh Dua Tahun Dikunjungi Kapolres