METRO SUMBARPDG PARIAMAN/PARIAMAN

Menjelang Pelaksanaan TdS 2019, Objek Wisata Terpromosikan melalui Pembalap

0
×

Menjelang Pelaksanaan TdS 2019, Objek Wisata Terpromosikan melalui Pembalap

Sebarkan artikel ini

Kota Pariaman – KOTA Tabuik telah ditetapkan sebagai salah satu tuan rumah grand opening dan grand star Tour De Singkarak (TdS) tahun 2019. Dengan ditetapkan Kota Pariaman sebagai tempat grand opening dan star TdS tahun 2019, Pemko Pariaman dibawah kepemimpinan Walikota Pariaman H Genius Umar berpasangan dengan Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin hingga kini terus mempersiapakannya.
Mulai dari persoalan kecil sampai besar dibahas Pemko Pariaman agar pelaksanaan TdS 2019 di Kota Pariaman berjalan lancar dan objek wisata Kota Pariaman terpromosikan semuanya. Persiapan dilakukan Pemko Pariaman dengan melakukan koordinasi bersama pihak polri dan TNI serta unsur terkait, segala persiapan baik pengamanan lokasi, sarana prasarana, serta jalur yang akan dilewati telah dilakukan survey.
Wakil Walikota Mardison Mahyuddin dan Sekda Kota Pariaman Indra Sakti kemarin, menyatakan, untuk pengamanan lokasi telah dikoordinasikan dengan pihak keamanan yaitu Polres Pariaman dan Kodim 0308 Pariaman, serta penetapan area parkir, baik untuk panitia, tamu VIP dan peserta telah disiapkan melalui rekayasa lokasi dan rekayasa lalu-lintas yang telah dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan. Namun apabila ada hal-hal yang perlu diperbaiki akan segera dikoordinasikan kepada pihak terkait.
Mengingat TdS tahun 2019 ini sudah dekat, lanjutnya lagi, diminta untuk pihak Kecamatan, desa/kelurahan dapat menghimbau kepada masyarakat terkait jalur dan rute yang akan dilewati sehingga tidak terganggu aktivitasnya dan berpatisipasi karena iven ini sebagai ajang untuk mempromosikan pariwisata Kota Pariaman.
“Kita harapkan semua stakeholder dan OPD Pemko Pariaman bersama-sama siap untuk menjadi tuan rumah grand opening dan grand start,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Plt. Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Alfian mengatakan TdS 2019 digelar pada tanggal 2 sampai 10 November 2019 yang melewati 16 kabupaten/kota di Provinsi Sumbar dan Provinsi Jambi dengan 9 etape.
“Untuk grand opening digelar pada hari Jumat, 1 November 2019, Pukul 19.00 WIB sampai 23.00 WIB di Pantai Gandoriah Pariaman dengan konsep acara gala dinner, hiburan dengan artis ibukota dan lokal,” ungkapnya.
Alfian juga menyebutkan, prosesi grand opening TdS 2019 akan dimulai dengan atraksi dan pertunjukan tari-tarian khas Pariaman yaitu Tari Indang dan Tari Randai, dalam jamuan makan malam di Balairung Rumah Jabatan Walikota Pariaman.
Keesokan harinya, Sabtu grand start TdS 2019 dibuka di Panggung Wisata Pantai Gandoriah dan akan dilakukan start loop yang mengitari Kota Pariaman. Hal ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Kota Pariaman. Start loop dimulai pukul 08.00 WIB pagi dan dilanjutkan Start Etape I pada tepat pukul 10.00 WIB di Pantai Gandoriah menuju Kabupaten Tanah Datar sejauh 109,9 KM.
Iven sport tourism tahunan Tour de Singkarak Tahun 2019 ini akan dimulai dari Kota Pariaman tanggal 2 November 2019 mendatang. Kota Pariaman merupakan tuan rumah grand opening dan grand start TdS tahun ini. Kota Pariaman akan menampilkan kesenian khas daerah seperti indang dan parade gandang tasa serta kesenian tradisional lainnya.
Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Lia Lestari mengatakan bahwa TdS merupakan momen untuk menjual pariwisata Kota Pariaman kepada tamu internasional termasuk dengan menyajikan kesenian tradisional.
“Kesempatan yang sangat baik bagi Kota Pariaman untuk menampilkan kesenian tradisional karena pada Kota Pariaman adalah tuwn rumah grand opening TdS 2019 pada tangga 1 November 2019 dan grand start tanggal 2 Novembernya,” ungkapnya.
“Pada hari Jumat malam tanggal 1 November tersebut akan ditampilkan parade 16 pembawa bendera marawa dengan kostum adat daerah penyelenggara yang ada di Sumbar. Kemudian diiringi dengan parade gandang tasa sebanyak 20 orang serta diikuti barisan bendera 26 negara peserta TdS 2019”, lanjutnya.
Pada acara grand opening Jumat malam tersebut, juga akan dineriahkan dengan penampilan artis minang, Rayola pukul 19.00 hingga 23.00 di Pentas Gandoriah. Kata Lia, keesokan harinya, Sabtu 2 November 2019 ketika menjelang grand start masih dilokasi yang sama juga ditampilkan kolaborasi indang dan randai kemudian dimeriahkan artis lokal.
Indang dan gandang tasa merupakan kesenian khas pariaman yang harus selalu kita jaga dan dilestarikan. TdS 2019 merupakan salah satu momen kesenian kita tampil didepan peserta dari 26 negara. TdS 2019 ini diikuti oleh 16 Kabupaten/kota di Sumbar dan dua kabupaten dari Propinsi Jambi. TdS kali ini juga diikuti oleh 200 pembalap dari 26 negara dengan panjang lintasan mencapai 1317 kilometer. (***)