SOLOK, METRO – Wakil Wali Kota Solok, Reinier, mengatakan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Solok. Kesehatan pilar penting pembangunan daerah. Reinier berharap, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terus mempertahankan kegiatan sosial di masa mendatang. Tentunya, masyarakat juga akan menerima manfaat yang sangat besar dengan adanya bakti sosial kesehatan dari IDI Kota Solok.
Memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-111, IDI Kota Solok menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan yang juga sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 IDI. Sebelumnya juga dilakukan roadshow dengan tema Stunting dan Kesehatan Reproduksi Remaja di beberapa kelurahan di Kota Solok.
Menurut Ketua IDI Kota Solok dr Helwi Nofira, rangkaian kegiatan bakti sosial kesehatan yang dilakukan merupakan bagian penting dari pengabdian dan kepedulian dokter terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
”Ini bentuk komitmen IDI dalam pengabdiannya menyehatkan masyakarat Indonesia. Bentuk kegiatannya antara lain adalah senam sehat, cek kesehatan gratis, penyuluhan kesehatan dengan topik stunting, dan kesehatan reproduksi remaja, serta praktik cuci tangan yang baik dan benar,” tuturnya.
Helwi mengatakan, melalui bakti sosial kesehatan yang dilakukan, bisa membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti penting kesehatan. Membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyakit.
Peningkatan derajat kesehatan masyarakat juga sangat berpengaruh untuk menekan angka kemiskinan. Masyarakat yang sehat tentu tidak perlu mengeluarkan biaya pengobatan dan bisa bekerja dengan baik.
”Yang paling penting bagaimana menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat. Dimulai dengan langkah-langkah sederhana. Pola hidup dan makan yang teratur, ditambah kebiasaan olahraga menjadi kunci hidup sehat,” tegasnya. (vko)





