BERITA UTAMA

Doa Ibu Dijawab Tuhan Lewat Orang Peduli, Leni dan Keluarga bisa Dipulangkan dari Wamena

0
×

Doa Ibu Dijawab Tuhan Lewat Orang Peduli, Leni dan Keluarga bisa Dipulangkan dari Wamena

Sebarkan artikel ini

LIMAPULUH KOTA, METRO  – Doa Rusmini (60) yang meninginkan anak, menantu dan cucunya yang berada di Wamena, Tanah Papua untuk pulang kampung akhirnya dijawab Tuhan. Berkat bantuan orang-orang yang merasa tersentuh dengan kegundahan sang ibu yang sudah lanjut usia, Rusmini bisa melepas kerinduan bertemu langsung dengan anak, menantu dan cucunya.
Saking bahagianya, Rusmini tak hentinya menangis menyambut kedatangan anaknya Leni Amriani dan menantu Dwi Santoso, bersama dua orang cucunya di rumahnya Jorong Purwajaya, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. Rusmini kini sudah lega. Pasalnya, ia selalu dihantui rasa cermas dan khawatir sejak kerusuhan Wamena pecah. Apalagi, insiden itu menewaskan puluhan orang.
Leni dan suaminya pulang kerumah orang tuanya yang tak jauh dari Kantor Bupati Kabupaten Limapuluh Kota di Kawasan Bukik Limau Sarilamak. Selain Leni dan keluarganya juga ikut mengantar sejumlah Tokoh Asal Luak Limopuluah, diantarannya M. Rahmad, Khairul Apit (anggota DPRD/Gerindra) serta sejumlah orang lainnya.
Rusmini tidak menyangka jika putrinya akan segera pulang. Sebab, sebelumnya terkendala masalah biaya pulang kampung yang cukup besar. Apalagi ia juga tidak memiliki kemampuan biaya untuk menolong biaya pemulangan anak dan cucunya itu. Namun berkat pertolongan Allah lewat tangan orang-orang shaleh dan peduli, akhirnya beban pikiran yang selama ini ia tanggung perlahan berkurang. Rusmini bisa kembali tersenyum bahagia.
“Tuhan tidak tidur, lewat pertolongan tangan orang lain, akhirnya anak, menantu dan kedua cucu saya bisa pulang kampung dengan selamat. Terima kasih pak Nasrul Abit, Pak M. Rahmad dan Khairul Apit. Untuk sementara waktu anak dan cucunya mungkin akan menetap dahulu dikampung halaman hingga keadaan di Papua benar-benar pulih,” ucap Rusmini, Senin (28/10).
Kebahagiaan Rusmini juga dirasakan Wali Nagari Sarilamak, Olly Wijaya. Ia mengaku ikut bahagia setelah mendengar kepulangan salah seorang warganya yang merantau ke Papua karena ikut suaminya yang bertugas di Wamena Papua. Sebagai bentuk syukur, ia sengaja mengajak Wali Jorong untuk mengunjungi kediaman Rusmini, namun sayang meski tidak bertemu langsung dengan Leni dan keluarganya, Olly mengaku ikut bahagia.
“ Setelah mendengar informasi kepulangan Leni dan keluarganya, saya mengaku ikut senang. Makanya hari ini kami langsung datang untuk melihat, namun kami tidak bertemu Leni sebab ia dan suaminya tengah keluar,” ucapnya.
Di tempat terpisah, M. Rahmad salah seorang tokoh masyarakat Limapuluh Kota yang menginisiasi kepulangan Leni dan keluarganya ke kampung halamannya mengaku lega dengan telah pulangnya warga Jorong Purwajaya itu ke kampung halaman tercintanya. “Tentu ini merupakan hasil kerja kita bersama, ada bantuan Pak Nasrul Abit, Pak Khairul Apit serta Satpol-PP yang ingin mengawal kepulangan Leni,” ucap tokoh muda Limapuluh Kota itu.
Tokoh yang juga pengurus Masyarakat Peduli Petani Indonesia (MAPPINDO) menjelaskan, ia mengetahui adanya warga Limapuluh Kota berada di Papua dan kesulitan biaya untuk pulang ke kampung halamannya di Jorong Purwajaya, dari Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Khairul Apit. Dari informasi itu juga disebutkan bahwa dua buah hati Leni dan Soni yang masih duduk di TK dan PAUD tidak bisa melanjutkan sekolah karena keadaan disana yang tidak menentu.
“Saya berusaha untuk memulangkan Leni dan keluarganya. Alhamdulillah hal tersebut juga direspon oleh Nasrul Abit, Ketua DPD Partai Gerindra yang juga Wakil Gubernur Sumbar itu,” ujar Rahmad yang enggan menyebut jumlah biaya yang dikeluarkan untuk mengurus kepulangan tersebut.
Kini setelah menempuh perjalanan panjang dan melelahkan (Wamena-Jayapura-Jakarta-Bim/Padang), Leni dan keluarganya bisa kembali menatap Indahnya Alam Luhak Limopuluah yang terkenal dengan slogan Harau Menuju Dunia. (us)