PDG.PARIAMAN, MERTO – Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, membuka secara resmi acara Kuliah Herbal Thibbunnabawi (KHT) Padangpariaman.
“Pemkab Padangpariaman mendukung kegiatan ini, karena dapat mencetak generasi yang bisa melakukan deteksi dini kesehatan masyarakat,” kata Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur saat acara, kemarin.
Bertindak sebagai narasumber Ummi Sabil Herbalist Consultant HNI HPAI. Peserta berasal dari Padangpariaman Sumatra Barat dan dari berbagai Provinsi di Indonesia.
“Jadi deteksi dini kesehatan ini sangat berguna bagi setiap masyarakat. Apalagi deteksi dini dilakukan melalui telapak tangan dan warna wajah dan terapi herbal,” ungkapnya.
Katanya, Kuliah Herba Thibbunnabawi (KHT) dapat meneladani rasulullah SAW dalam membina kesehatan masyarakat. Apalagi Thibbun Nabawi merupakan sistem pengobatan yang bersifat menyeluruh, tidak hanya dari aspek fisik tetapi juga dari aspek spiritual, mental dan emosi yang dalam HNI dikenal dengan Total Health Management (THM).
“Bahwa Allah SWT telah memberikan kekuatan fitrah pada tubuh kita yang bisa digunakan untuk menolak serta menyembuhkan secara pribadi penyakit yang dideritanya, yang dalam dunia kedokteran dikenal dengan sistem imunitas. Jadi kalau kita sakit, itu bukan karena bakteri, karena bakteri pasti selalu ada di sekitar kita. Itu karena imunitas kita yang menurun,” ujarnya.
Kemudian, Halal Network International (HNI ) juga telah berkomitmen menjaga dan mensyiarkan Thibbun Nabawi kepada masyarakat. Atas dasar itulah Pemkab Padangpariaman mendukung pelatihan Thibbun Nabawi yang diadakan HNI bertujuan agar setiap keluarga Ummat Islam di Indonesia memiliki ‘Dokter Thibbun Nabawi’, yang ciri khasnya menggabungkan metode pengobatan herba yang dilakukan oleh Rasul dan para sahabat dengan metode pengobatan tradisi herba.
“Tujuannya agar setiap keluarga Ummat Islam di Indonesia memiliki ‘Dokter Thibbun Nabawi’, yang ciri khasnya menggabungkan metode pengobatan herba yang dilakukan oleh Rasul dan dengan metode pengobatan tradisi herba Melayu Nusantara,” ujarnya.
Dikatakan, tangan manusia memiliki informasi yang luar biasa tentang tubuh. Hanya dengan melihat bentuk dan warna jari serta kondisi telapak tangan bisa tahu apa penyakit yang sedang diderita seseorang. (efa)





