LIPUTAN KHUSUSMETRO SUMBARPAYAKUMBUH/50 KOTA

Momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019, H. Erwin: Masa Depan Ada di Tangan Orang Kreatif

1
×

Momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019, H. Erwin: Masa Depan Ada di Tangan Orang Kreatif

Sebarkan artikel ini

WALI Kota Payakumbuh H.Riza Falepi dan Wakil Wali Kota H.Erwin Yunaz, memiliki pandangan besar terhadap majunya pola pikir masyarakat, generasi muda khususnya di era kemajuan teknologi informasi sekarang ini. Belum lama ini Wali Kota H.Riza Falepi memberikan motivasi bisnis kepada generasi muda atau milenial Payakumbuh. Dia menceritakan pengalaman dan menyampaikan tips agar sukses berbisnis.
“Setidaknya ada tiga hal yang harus dimiliki pengusaha muda agar sukses dalam berbisnis. Pertama, kesungguhan. Kedua, gigih dan ketiga Fokus. Ke-Tiga hal ini harus dilandasi dengan keyakinan bahwa Allah maha pemberi Rezki,” sebut Riza Falepi, bakal calon kandidat kuat Gubernur Sumbar ini.

Wawako H.Erwin Yunaz sebagai pendamping Wali Kota H.Riza Falepi memiliki sebuah PR melahirkan “jiwa bisnis” kepada generasi muda Payakumbuh sejak dini. Erwin Yunaz, memang memiliki latar belakang seorang sarjana Ekonomi dan Magister Management, dan tentu saja memiliki segudang pengalaman dan teori bagaimana mengelola perbisnisan.
Baik wako maupun wawako terus memberikan motivasi kepada generasi muda Payakumbuh melalui berbagai kesempatan dan pelatihan. Baru-baru ini Wakil Walikota Erwin Yunaz menyampaikan sebuah harapan kepada anak-anak muda Payakumbuh saat menyerahkan hadia lomba Aku Saudagar Muda yang merupakan Program dari Rumah Kreatif BUMN.

”Kebanyakan orang sekarang melakukan hal yang sama untuk berwirausaha, namun yang unggul tentunya adalah orang yang memiliki perhatian lebih Dan sekarangpun semua orang ingin maju, namun tidak sekuanya mai menikmato prosesnya, Lantas yang terjadi mereka hanya berjalan ditempat yang sama tanpa ada progress,” sebut orang nomor dua di Kota City Of Randang memotivasi generasi muda.
Erwin Yunaz menyebut “future belongs to creative people” (masadepan ada untuk orang-orang yang kreatif). Menurutnya, dibutuhkan tidak hanya sekadar skil, tapi juga memahami bagaimana tuntutan era revolusi infustri 4:0 kreatif.
“Kreatif itu, orang-orang muda yang paham bahwa mereka ada di zamannya. Banyak orang berfikir dengan kuliah, setelah mereka tamat maka mereka akan langsung bekerja, sesungguhnya mereka terlambat. Zaman sekarang, Dunia kerja menanti orang-orang yang berskill dan juha menyukai tantangan. Kaum melenial itu semakin ditantanh, semakin bersinar, bulan ditantang ciut nyalinya,” lecut Erwin Yunaz, memberi motivasi. (***)