PDG.PARIAMAN, METRO – Kapolres Padangpariaman AKBP Zamroni Wibowo menyatakan kasus kecelakaan lalu lintas hingga kini telah terjadi dalam wilayah hukumnya sebanyak 60 kasus. Dari 60 kasus tersebut 12 orang korban meninggal dunia (MD) dan 12 orang mengalami luka berat (LB) dan 89 mengalami luka ringan (LR).
“Kita berharap dengan kita laksanakan operasi zebra ini kasus kecelakaan lalulintas dapat ditekan, karena penguna jalan raya meningkat kesadarannya dalam berlalulintas,” kata Kapolres Padangpariaman AKBP Zamroni Wibowo dan Kasubag Humas Polres Padangpariaman Iptu Emel Sangra saat gelar pasukan Operasi Zebra Singgalang 2019, kemarin.
Kapolres Zamroni didampingi Kasat Lantas Polres Padangparaiman AKP Alvin, mengatakan Operasi Zebra Singgalang diiringi dengan penindakan bagi penguna jalan raya yang melakukan pelanggaran lalulintas. Operasi dilaksanakan dari 23 sampai 15 November.
Operasi Zebra Singgalang 2019 berdampak positif, dengan gencarnya kepolisian memberikan tindakan tegas terhadap pelanggar lalu lintas menciptakan penurunan angka kecelakaan.
Kapolres mengimbau kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Padangpariaman, dikarenakan 2019 adalah tahun keselamatan untuk kemanusiaan, para pengendara diharapkan untuk dapat mematuhi semua peraturan lalulintas.
“Bagi pengendara sepeda motor gunakan helm, lengkapi surat-surat kendaraan dan perlengkapan teknis seperti kaca spion, lampu dan rem. Dan untuk pengendara mobil untuk menggunakan sabuk pengaman. Jangan lupa selalu berdoa untuk keselamatan dijalanan,” ujarnya.
Dikatakan, seluruh elemen masyarakat yang mengendarai kendaraan roda dua maupun empat agar melengkapi surat-surat dan kelengkapan kendaraan sebelum mengendara.
Bukan hanya itu, bagi pengendara roda dua yang mengubah kendaraan secara tidak wajar, misalnya menggunakan knalpot racing harus diganti segera. “Kita meminta agar pengendara patuh dan disiplin saat berkendara di jalan raya,” ujarnya.
Kalau ada yang memakai knalpot racing, harus diganti knalpot standar, karena mengganggu kenyamaan dan ketentraman masyarakat. Sasaran Operasi Zebra Singgalang 2019, diantaranya tidak memiliki surat keterangan (SIM dan STNK), tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, manggunakan handphone saat berkendara.
“Selanjutnya, sasaran kita termasuk pengendaraan yang melebihi kecepatan maksimum, pengendara di bawah umur, tidak safety belt, dan berkendara saat terpengaruh minuman alkohol,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur sangat berterima kasih kepada Jajaran Polres Padangpariaman yang telah melaksanakan oeprasi zebra ini untuk menekan kasus kecelakaan lalulintas.
Ditambah lagi akhir-akhir ini banyak anak muda yang mangatasnamakan dirinya geng motor perlu diwasadai, karena dapat merusak dan memacing kasus kecelakaan lalulintas.
“Mari kita bersama-sama meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam mewujudkan kamseltibcarlantas se Kabupaten Padangpariaman untuk kemajuan daerah yang lebih baik, salah satu berlalulintas yang baik menekan kasus laka lantas,” tambahnya mengakhiri. (efa)





