METRO SUMBAR

Pelaksanaan Program Petir Pelayanan Kecamatan Terintegrasi Semua

0
×

Pelaksanaan Program Petir Pelayanan Kecamatan Terintegrasi Semua

Sebarkan artikel ini

Kota Pariaman – Setelah sukses melakukan sosialisasi program ”Pembinaan Terintegrasi” (Petir) kepada semua pihak dalam Kota Pariaman. Sekarang petir di perkenalkan kepada masyarakat Kota Pariaman. Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman juga melaksanakan pembinaan namun belum terintegrasi. Akan tetapi tujuan tujuan Petir mengintegrasikan seluruh pembinaan yang ada dikecamatan Pariaman Tengah. Mulai dari Camat, Dandramil, Kapolsek, KUA dan Puskesmas Pariaman saling terhubung. Artinya, Petir bertujuan menyatukan persepsi baik dari kecamatan, KUA dan Muspika tentang bagaimana membina dan melayani masyarakat dan aparatur desa dan kelurahan.
Kemudian, tujuan Petir mencarikan solusi kepada lurah ataupun kepala desa, dubalang, guru mengaji dan penyuluh agama ketika mendapatkan permasalahan atau kendala – kendala selama dilapangan dalam menjalankan tugas pokok fungsi masing – masing.
Petir Kecamatan dilaksanakan rencananya setiap sebulan di setiap desa/kelurahan. Jadi setiap hari akan digilir untuk pelaksanaan petir kecamatan. Pada bulan berikutnya akan di kontrol dan evaluasi oleh yang bersangkutan terhadap pembinaan yang telah diberikan.
Kemarin, Camat Pariaman Tengah Ferry Ferdian mengundang Walikota Pariaman Genius Umar untuk melounching program petir tersebut. Petir kecamatan untuk melakukan program pembinaan dan pelayanan secara terintegrasi di seluruh desa dan kelurahan. “Maksud dan tujuannya diadakan Petir Kecamatan ini adalah dikarenakan dengan besarnya keluar dana desa dan kelurahan saat sekarang ini, maka perlu rasanya untuk melakukan pembinaan dan pengawasan dari kecamatan,” ujarnya.
Sebab, tanpa ada pengawasan dan pembinaan dari kecamatan tentu ini akan berakibat fatal. Selain itu, Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di kelurahan maupun yang ada di desa harus ditingkatkan. Tujuan pelaksanaan petir ini juga untuk mendukung visi dan misi Walikota Pariaman yaitu visi no 3 mewujudkan pemerintahan yang handal dan prima untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Selain itu katanya, ia melakukan koordinasi dengan kepala dinas pertanian bahwa beliau akan mengambil bibit di dinas pertanian dan bagi masyarakat yang akan mengadakan pelayanan di hari mereka akan melaksanakan program petir di desa dan kelurahan.
Mereka akan memberikan satu bibit kepada masyarakat dan dicatat nama serta alamatnya dan sebulan kemudian mereka akan melihat kembali apakah bibit tersebut sudah ditanam atau bibit tersebut sudah mati.
“Program Petir ini akan kita laksanakan dibulan November 2019 untuk melakukan pembinaan secara langsung ke desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Pariaman tengah dan di bulan Desember kita akan lansung adakan monitoring evaluasi untuk melihat hasil pembinaan itu,” ungkapnya.
Ia berharap kepada seluruh stakeholder dalam hal ini Pemko Pariaman Genius umar, Kapolres, Dandim, Kadis Kesehatan, Kemenag dan seluruh Muspika yang ada di Kecamatan Pariaman Tengah agar dapat membantu mensukseskan program petir.
Sehingga dapat terwujudnya peningkatan sumber daya manusia di kelurahan dan desa serta terwujudnya program unggulan yang sudah dicanangkan oleh Walikota dan Wakil Walikota Pariaman. Sementara itu, Walikota Pariaman H Genius Umar menyatakan, ini sebuah inovasi baru tentang pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Pariaman Tengah.
“Saya telah lounching programnya,” kata Genius Umar disaksikan langsung oleh Camat Pariaman Tengah, Ferry Ferdian, Kapolres, Dandim 0308, Forkopimda, Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Pariaman Tengah serta Dubalang dan Barakai Desa binaan dari Kecamatan Pariaman Tengah.
Inovasi petir Kecamatan Pariaman Tengah lanjutnya, jadi segala macam masalah yang ada di instansi wilayah kerja Kecamatan Pariaman Tengah bisa diselesaikan dan dibina oleh kecamatan beserta stakeholder yang terkait sehingga masalah tersebut bisa terselesaikan dengan baik.
“Saya bangga sekali dengan program yang dibuat oleh Camat Pariaman Tengah Ferry Ferdian dan tim sekaligus memberikan apresiasi yang luar biasa terkait dengan program yang dilounching tersebut,” ujarnya.
Dia pikir program ini luar biasa dan ditunggu hasilnya atau beberapa bulan kedepan, apakah dengan adanya petir ini sinkron tidak dengan perencanaan yang ada di desa dengan perencanaan yang ada di kota. Kemudian masih ada tidak pelayanan dari bawah, seperti di desa atau kelurahan yang dilaporkan kepada saya sesudah inovasi ini berjalan misalnya masalah keamanan dan trantib.
“Kita punya dubalang yang digaji dengan dana desa dan pembinaan tekhnis mereka ada di Danramil dan Kapolsek, untuk itu saya minta tolong kepada Danramil dan Kapolsek untuk bisa melatih mereka tentang bagaimana cara menjaga keamanan dan trantib,” ujarnya.
Sehingga dubalang yang ada di desa bisa jadi mata dan telinga Kapolsek dari segi keamanan dan ketertiban, kalau mereka tidak bekerja Camat harus meminta laporan dari Kapolsek dan Danramil melalui Babinsa dan Babinkantibmas yang ada di Desa sehingga Camat bisa melakukan pembinaan dan menyelesaikan masalah tersebut”.
“Begitu juga dengan barakai atau petugas kebersihan yang ada di desa, bidan desa juga harus di cek oleh Puskesmas, apakah ada ibu hamil, melahirkan, menyusui, anak-anak dan balita yang tidak terlayani dengan baik,” ujarnya.
Seandainya ada petugas puskesmas bisa membicarakan masalah ini dengan Camat dan turun kelapangan untuk membina mereka dan mencari penyebab apa yang mengakibatkan pelayanan dari bidan desa tersebut tidak sesuai dengan tugasnya, dan ini adalah sedikit contoh masalah dari sekian masalah yang ada wilayah Kecamatan Pariaman Tengah.
“Saya pikir pola yang terintegrasi seperti ini, akan bisa memperbaiki kualitas pelayanan kita sehingga kualitas pelayananan di Kota Pariaman semakin hari akan semakin membaik, dan jika ini bisa berjalan maka program ini sangat bagus dan saya pikir tiga kecamatan lainnya yang ada di Kota Pariaman ini perlu untuk mencontoh dan melaksanakannya. Saya minta kepada Kapolsek, Danramil, Lurah, Desa, untuk bisa menolong Camat Pariaman Tengah supaya kegiatan ini bisa dibantu untuk terlaksananya program ini,” saran Genius Umar.
Genius berharap semua pelayanan yang ada di Kota Pariaman ini tidak ada sekatnya, pelayanan harus tetap berjalan dengan lancar dan baik, kalau pelayanan itu lancar dan baik, maka masyarakat akan merasa puas dan senang dengan pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Pariaman. (Efanurza)