BERITA UTAMA

Bandit Perbatasan Sumbar-Riau Meresahkan

0
×

Bandit Perbatasan Sumbar-Riau Meresahkan

Sebarkan artikel ini

Terlibat Curanmor, Begal dan Pencurian
LIMAPULUH KOTA, METRO – Polres Limapuluh Kota menangkap lima orang bandit atau penjahat yang biasa beraksi di sepanjang jalur perbatasan Sumbar dan Riau. Mereka kerap melakukan pencurian sepeda motor, genset, kompor gas, magicom hingga bawang di sejumlah lokasi di Kecamatan Kapur IX dan Pangkalan. Kawanan ini sangat meresahkan.
Dari banyak pelaku yang sangat menghantui warga sekitar dan pengendara, lima orang diamankan untuk sejumlah kasus berbeda. Di antaranya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat).
Mereka adalah DA (20), warga Jorong Sialang Bawah, Nagari Sialang, Kecamatan Kapur IX, HMP (22), petani yang di Jorong Aua Duri, Nagari Muaro Paiti Kecamatan Kapur IX, WA (24), begal bergaya polisi yang kerap melakukan aksinya di Jalur Sumbar-Riau. WA tak segan-segan menyakiti korbannya demi mendapatkan sepeda motor.
Selanjutnya RJP (25) yang tinggal di Manggilang, serta DDH (34) tinggal di Kampar Kiri, Provinsi Riau. Mereka diamankan karena menadah barang curian kendaraan bermotor dari pelaku curanmor.
Penangkapan para tersangka merupakan aksi langsung Kapolres Limapuluh Kota AKBP Sri Wibowo yang dilaksanakan Satreskrim di bawah Komando AKP Anton Luther. Selain membekuk lima tersangka, Tim Opsnal Satreskrim yang juga didampingi Kanit Buser Aipda Bainur juga mengamankan sejumlah barang bukti hasil kejahatan. Di antarannya sepeda motor, genset, kompor gas, magicom, serta 8 karung bawang.
”Penangkapan masuk dalam Operasi SIKAT Singgalang tahun 2019. Mereka kita bekuk di tiga TKP berbeda di wilayah Hukum Polres Limapuluh Kota dan Provinsi Riau,” terang Kapolres Sri Wibowo, Jumat (18/10) di Mapolres Limapuluh Kota.
Kapolres menyebut, dari pengakuan tersangka mereka beraksi karena terdesak ekonomi. Aksi dilakukan baru sekali dan hanya pelaku curanmor yang sudah dua kali beraksi. Dimana targetnya kendaraan yang terparkir di halaman rumah.
“Dari pengakuannya, karena ekonomi,” sebut Kapolres.
Kasat Reskrim AKP Anton Luther menambahkan, para tersangka dibekuk di Kapur IX, Kecamatan Pangkalan serta di Wilayah Kampar. Dengan penangkapan tersangka, Anton berharap masyarakat aman terutama para pengendara yang kerap mengeluh karena ulah begal di jalur Sumbar-Riau.
”Penangkapan para tersangka kita lakukan di tiga TKP berbeda. Selain Tim Opsnal Satreskrim penangkapan terhadap tersangka juga dibantu Jajaran Polsek di wilayah hukum kita,” tutupnya.
Hingga kini para tersangka termasuk penadah hasil Curanmor masih diamankan di Mapolres Limapuluh Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. (us)

Baca Juga  Di Balik Lensa Bencana, Ketua Umum IJTI Pusat Ingatkan Jurnalis Sumbar Jaga Integritas