SAWAHLUNTO, METRO – Pemko Sawahlunto menyerahkan bantuan ternak ayam kampung kepada 40 kepala keluarga (KK) yang tercatat dalam kategori Rumah Tangga Miskin (RTM). Pana penerima bantuan ini sebelumnya telah disurvei oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian masing-masing kecamatan.
Bantuan yang diberikan kepada masyarakat tersebut dilengkapi dengan bahan pakan, bahan obat – obatan dan bahan pembuatan kandang. Tidak hanya itu, untuk mempersiapkan skill dan pengetahuan dari para penerima bantuan ayam kampung ini, masyarakat diberikan pelatihan dengan instruktur berkompeten.
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Sawahlunto, menyelenggarakan pelatihan budidaya ayam kampung tersebut pada Jumat (18/10) di aula OPD itu. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta hadir langsung untuk berdialog dan memberi motivasi kepada para penerima bantuan itu.
“Bantuan ternak yang kita berikan pada bapak – ibu ini, hanya dapat bermanfaat dan berkembang menjadi lebih banyak jika benar-benar diurus dan dirawat. Sekali lagi, ini butuh diurus dan dirawat. Tidak bisa kambing, itik maupun ayam kampung ini hanya bapak-ibu lihat saat akan diambil untuk dijual saja,” kata Deri.
Deri menambahkan, melalui stimulan dari Pemko berupa bantuan ternak itu, diharapkan dengan dirawat serius dan dengan ilmu maka dapat berkembang semakin banyak. Sehingga semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat penerima bantuan itu.
“Kalau dapat tentu jika tahun depan saya berjumpa dengan bapak – ibu sudah dalam keadaan bapak – ibu menjadi peternak yang berhasil, kambing, ayam atau itiknya sudah berkembangbiak berkali-kali lipat. Saya yakin bapak-ibu bisa seperti ibu dengan tekad dan usaha yang maksimal serta bekal ilmu yang didapat dengan pelatihan ini,” tukas Deri Asta.
Program bantuan ternak yang diprioritaskan diberikan pada masyarakat kurang mampu ini merupakan salah satu program unggulan Pemko Sawahlunto di bawah komando Wali Kota Deri Asta dan Wakil Wali Kota Zohirin Sayuti. Selain bantuan ternak, untuk kelompok tani juga diberikan bantuan bibit tanaman.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Sawahlunto, Hilmed menjelaskan bahwa untuk bantuan ternak ini yakni sebanyak 3 ekor/KK untuk kambing, 20 ekor/KK untuk ayam kampung dan 20 ekor/KK juga untuk itik.
“Tak hanya ternaknya saja, dalam bantuan itu kita juga berikan bantuan untuk membangun kandang dan bantuan untuk pakan ternak atau obat – obatan terkait,” tambah Hilmed.
Untuk bantuan ayam kampung ini terang Hilmed, setiap KK memperoleh masing – masing 20 ekor ayam kampung unggul versi Badan Penelitian Peternakan (Balitnak) yang terbagi dalam 16 ekor ayam betina dan 4 ekor ayam jantan. Kemudian bantuan pakan sebanyak 60 Kg dan bantuan obat – obatan sebanyak 1 paket. “Sementara untuk bantuan pemasangan kandang. Itu terdiri dari ; kayu, seng, paku, tempat pakan – minum dan waring,” kata Hilmed. (zek)





