PESSEL, METRO – Warga Simpang Tabek, Nagari IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas, digegerkan dengan ditemukannya sesosok mayat laki-laki tergeletak di halaman depan rumah milik salah seorang warga, Kamis (10/10) pukul 07.00 WIB. Apalagi, ketika ditemukan, mayat itu dalam kondisi tanpa baju dan celana.
Usut punya usut, mayat itu ternyata bernama Sukri (22) pengangguran warga Kampung Sungai Nyalo, Kenagarian Sungai Nyalo IV Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas. Diduga, korban mengalami gangguan jiwa dan sehari-hari sering terlihat mondar-mandir di kawasan pasar.
Salah seorang warga setempat, Uri mengatakan korban ditemukan di halaman rumah warga yang baru selesai dibangun, tetapi belum ditempati pemiliknya. Korban bernama Sukri memang tidak memiliki pekerjaan tetap, alias pengganguran, dan kadang – kadang bekerja sebagai buruh panjat kelapa milik warga sekitar. ”Saya sering melihatnya di Pasar Batang Kapas,” kata Uri.
Menurut informasi dari warga di lokasi kejadian, selain pengganguran korban dikenal sosok pemuda sering meresakan warga dan suka masuk kedalam rumah warga untuk mencuri. Bukan itu saja, Sukri teryata juga memiliki sedikit ganguan jiwa dan ketika kambuh suka mengamuk.
Menurut salah seorang keluarganya berinisial R membenarkan Sukri memang mengalami ganguan jiwa sejak tiga bulan belakangan ini, sebelum ditemukan meninggal. Dan selama ini memang korban sering menghisap lem cap banteng.
“Sukri sering kedapatan memanjat rumah warga. Karena mengalami gangguan jiwa, Sukri sulit dikendalikan, bahkan tidak sekali dua kali pihak keluarga menasehati namun tidak diindakannya juga,” ungkap R.
Sementara itu, Wulan pemilik rumah lokasi penemuan mayat menuturkan, rumahnya memang belum ditempati karena masih dalam pembangunan, serta pemasangan listrik “Ada beberapa barang-barang di dalam rumah, seperti cat tembok, yang mau dipakai untuk mengecat rumah,” kata Wulan.
Terkait korban yang memang meresahkan dibenarkan Wali Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudie, Kecamatan Batang Kapas, Ulil Sukri. Korban merupakan warganya dan selama ini beberapa warga sekitar resah dengan ulah korban karena sering masuk ke rumah warga.
“Kita serahkan penyidikanya ke pihak kepolisian, namun jika dilihat dari tubuh korban diduga korban meninggal akibat tersengat arus listrik, karena disebagian tubuh korban melepuh dan membiru,” ucap Ulil.
Kapolsek Batang Kapas Iptu Imriadi ketika dihubungi menjelaskan, jika kematian korban Sukri memang diduga akibat tersengat arus listrik, karena di tubuh korban tidak didapatkan adanya kekerasan ataupun pukulan benda tumpul. Korban ditemukan warga sudah meninggal tanpa baju dekat tiang listrik, sedangkan baju berada di samping.
“Kita sduah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Usai di bawa ke pukesmas batang kapas, korban langsung dibawah ke rumah duka. Pihak keluarga membuat surat peryataan untuk tidak mau dilakukan visum, dan langsung dimakamkan,” pungkasnya. (rio)





