BERITA UTAMA

AS Roma vs Real Madrid “Kutukan Serigala”

0
×

AS Roma vs Real Madrid “Kutukan Serigala”

Sebarkan artikel ini

REAL Madrid akan dijamu AS Roma di leg pertama Liga Champions 2016, Kamis (18/2) dini hari WIB. Akankah Real Madrid akan mengakhiri perjalanan menjalankan buruk mereka? (live RCTI pukul 02.45 WIB).

Roma pada awal musim Seri A tahun ini memiliki kisah yang mengerikan dengan hasil buruk di bawah pelatih Rudi Garcia, yang telah digantikan oleh Luciano Spalletti. Spalletti, adalah pelatih yang membawa Roma menang ’KO’ atas Real Madrid di perempat final kompetisi musim 2007/08 dengan memenangkan kedua pertemuan dengan skor masing-masing 2-1. Sejak itu, Roma belum mencapai perempat final turnamen.

Real Madrid belum pernah menang melawan tim Italia di delapan pertandingan knockout mereka di pertandingan Piala Eropa. Terakhir kali mereka berhasil melewati tim Serie A pada 1997-1998 edisi Piala Champion Eropa, ketika mereka menyingkirkan Napoli 3-1 (agregat), setelah bermain seri di leg kedua di Naples, 1-1. Zinedine Zidane membuat debut Liga Champions sebagai pelatih Real Madrid dan kali ini ia yakin timnya sepenuhnya siap dan siap untuk keluar dengan hasil positif di kandang AS Roma.

Meski harus bertandang ke Olimpico, prediksi Real vs Roma kali ini bukan tidak mungkin dimenangi oleh Cristiano Ronaldo dan kolega. Hanya, tuan rumah yang tengah bangkit bersama pelatih Luciano Spalletti bisa saja membalikkan semua ramalan.

Real Madrid berhasil memetik lima kemenangan dalam enam penampilan awal bersama pelatih baru Zinedine Zidane. Terakhir, klub elite seperti Athletic Bilbao dikandaskan 4-2. Dalam lawatan ke Italia, Zizou bisa menurunkan kembali Isco di lini tengah. Ia juga bisa banyak berharap pada Danilo yang menggantikan posisi Marcelo.

Namun yang jadi senjata utama Madrid tentu saja Cristiano Ronaldo. Sejak Zidane datang, CR7 kembali bisa bermain lebih melebar. Ia semakin leluasa dan mencetak tujuh gol. Karim Benzema pun tetap berbahaya di depan, sementara James Rodriguez seperti terlahir kembali setelah terkena hantaman kritik masalah kegemukan.

AS Roma, sama seperti Madrid. Baru saja mengganti pelatih. Spalletti faktanya mampu memberikan empat kemenangan beruntun bagi timnya. Giallorossi juga sangat hati-hati di laga ini. Miralem Pjanic bisa kembali ke starting XI, meski Daniele De Rossi masih belum dinyatakan fit untuk bertarung.

AS Roma memiliki semua lini yang bisa mencetak gol. Ini sangat berbahaya bagi Real Madrid yang pertahanannya masih longgar sejak Pepe cedera. Jika Edin Dzeko bermasalah, masih ada Mohamed Salah, atau bahkan Alessandro Florenzi yang menyergap Keylor Navas.

Namun Roma memiliki modal apik, kutukan sang serigala terhadap Real Madrid. Dalam empat persuaan terakhir, wakil Liga Italia selalu berhasil membuat Los Blancos matih kutu dengan tiga kemenangan dan sekali seri. Kali ini, Zidane yang masih bau kencur dalam kepelatihan, memang memiliki armada yang lebih baik. Tapi Spalletti yang kenyang pengalaman, bisa saja menciptakan keajaiban.

Penyerang Real Madrid, Karim Benzema mengingatkan rekan-rekannya untuk tak meremehkan AS Roma, terutama kecepatan para pemain menyerang mereka. Bila tak waspada, kecepatan itu akan menjadi senjata mematikan tuan rumah.

Dan dikatakan Benzema, meskipun dirinya yakin bahwa timnya memiliki para pemain dengan kualitas yang bagus dan bisa mengatasi Giallorossi, tapi ia meminta rekan-rekannya untuk tak terlalu jemawa dan tetap waspada kepada para pemain depan Roma.

”Kami memiliki beberapa pemain bagus, dan tim yang hebat, serta kami mampu meraih apapun. Kami hanya perlu fokus pada diri kami sendiri. Bila kami berada di permainan kami, kami akan menang,” ujarnya.

”Kami harus waspada terhadap kecepatan pemain depan mereka, karena itu bisa menyebabkan masalah pada anda. Tapi kami Real Madrid, dan bagi saya, kami adalah tim terbaik di dunia, dan kami punya bek terbaik di dunia,” tandasnya.

Sementara gelandang AS Roma, Iago Falque mengakui bahwa calon lawan mereka, Real Madrid merupakan tim besar. Namun ia juga menegaskan bahwa sehebat-hebatnya Los Blancos, mereka juga pasti punya kelemahan.

Sadar bahwa Los Blancos dipenuhi skuat bertalenta dan berkualitas, Falque tak mau gentar. “Real Madrid tim yang hebat. “Kami akan mencoba untuk mengeksploitasi kelemahan mereka untuk lolos ke babak berikutnya,” pungkas Falque. (*/ren)