PARIAMAN,METRO – Wakil Wali Kota Pariaman Mardison Mahyuddin menyatakan melalui budaya baca sejak usia dini anak-anak di ajarkan untuk gemar membaca, secara tidak langsung akan mendukung upaya peningkatan pembangunan masyarakat, hidup lebih cerdas, berwawasan luas dan tangkas menghadapi peluang dan tantangan di era globalisasi ini.
Persoalan tersebut disampaikan Mardison Mahyuddin saat Pemko Pariaman melalui Bagian Kearsipan dan Perpustakaan Setdako Pariaman menggelar lomba bercerita dan lomba menulis, kemarin.
“Semua itu perlu kita kembangkan, agar anak-anak membiasakan mulai dari usia dini untuk menggairahkan budaya minat membaca,” kata Mardison Mahyuddin
Lebih lanjunya, sejalan dengan program unggulan Pemko Pariaman, dimana Pemko Pariaman mengiginkan masyarakat Kota Pariaman menjadi pintar dengan adanya Kartu Pariaman Pintar (KPP), dan masyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi sumber daya manusia yang unggul.
Pemko Pariaman mengantisipasi melakukan berbagai kegiatan melalui OPD terkait, dan mensiasati agar anak-anak gemar membaca, tentu saja sesuai dengan perkembangan zaman di era globalisasi saat ini, dengan menyediakan tempat yang nyaman, lokasi strategis, dan buku yang disediakan sesuai dengan umur anak-anak.
“Untuk itu, bisa menghadirkan perpustakaan di kantor, kecamatan, sampai ke desa dan kelurahan agar minat baca masyarakat dan anak-anak generasi bisa tumbuh dan berkembang. Dan semoga kegiatan ini banyak manfaat bagi anak-anak, agar minat membaca anak-anak tidak luntur dan terhindar dari pengaruh malas,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Perpustakaan dan Kearsipan Setdako Pariaman Nen Marni juga mengatakan bahwa sebanyak 18 peserta mengikuti lomba bercerita yang mewakili SD/MI se Kota Pariaman,
“Sedangkan untuk lomba menulis sebanyak 33 peserta masing-masing dari SMP/MTsN se Kota Pariaman diselanggarakan di perpustakaan Mr.St.Moh.Rasjid. Dengan dewan juri sendiri mereka yang memiliki kompetensi, pengalaman kerja yang sangat baik di bidangnya,” tambahnya.
Nen Marni mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk membangun pendidikan karakter, meningkatkan kecerdasan inovasi masyarakat, mengangkat dan mempopulerkan buku-buku cerita budaya daerah yang mengandung nilai kepahlawanan dan membangun karakter bangsa, Serta menumbuhkan seluruh anak-anak Indonesia untuk gemar membaca dari berbagai wilayah yang ada. (efa)





