BERITA UTAMA

Siswi MAN 1 Tewas Tabrak Tembok Jalan

0
×

Siswi MAN 1 Tewas Tabrak Tembok Jalan

Sebarkan artikel ini

Berbonceng Dua, Pacu Motor tanpa Helm, Dua Dirawat di RSUD
PASAMAN, METRO – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Umum Dr. Hamka Jorong Kaluai, Nagari Tanjung Beringin Lubuk Sikaping. Insiden kecalakaan tunggal melibatkan tiga pelajar tersebut, mengakibatkan satu meninggal dunia, dua mengalami luka serius dan sedang dalam perawatan di RSUD Lubuk Sikaping, Pasaman. Kamis (19/9).
Kasat Lantas Polres Pasaman, Iptu Julisman membenarkan kejadian itu. Katanya, tiga korban kecelakaan tunggal tersebut, berinisial NDA (16), diketahui siswi MAN 1 Pasaman, dua orang lagi berinisial FJ (12) dan SM (11) diketahui siswi SMP 3 Pasaman.
Kecelakaan berawal saat NDA memacu sepeda motor Vario, membonceng dua rekannya dengan kecepatan tinggi pada malam hari di Jalan Umum Dr. Hamka Jorong Kaluai, Nagari Tanjung Beringin, Lubuk Sikaping, sekitar pukul 19.00 WIB.
Korban datang dari arah Pasar Lama Lubuk Sikaping menuju Muara Manggung Lubuk Sikaping. Sesampai di Jalan Umum Dr Hamka Jorong Kaluai, korban diduga hilang kendali sehingga menabrak tembok jalan sebelah kiri serta tiang beton lampu jalan.
Kecelakaan terjadi begitu cepat. Spontan mengundang perhatian warga yang ada di sekitar lokasi kejadian. Akibat benturan keras, sepeda motor dan korban terpental beberapa meter. Motor rusak parah, sementara ketiga korban mengalami luka yang cukup serius.
Warga juga cepat menghubungi pihak kepolisian. Tidak berapa lama setelah kejadian, petugas kepolisian Lalu Lintas dari Polres Pasaman tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pertolongan dan evakuasi terhadap korban.
Korban bersama dua temannya dibawa masyarakat ke RSUD Lubuk Sikaping untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun ajal telah menjadi takdirnya, pihak rumah sakit akhirnya memastikan NDA telah meninggal.
Korban yang paling parah adalah NDA. Kepala belakang mengalami luka robek serta punggung kanan luka. Dia sempat dilarikan di RSUD Lubuk Sikaping. Setelah mendapat perawatan, korban meninggal dunia. Sementara kedua teman korban masih dalam perawatan.
“Dari insiden ini kami sangat menyayangkan minimnya perhatian orang tua yang membiarkan anaknya yang masih dibawah umur mengendarai sepeda motor. Apalagi berbonceng tiga. Mirisnya lagi korban saat mengendarai sepeda motor tidak melengkapi surat-surat berkendaraan dan helm,” pungkasnya.
Kabar kecelakaan yang merenggut nyawa NDA, meninggalkan duka yang dalam bagi keluarga besar MAN 1 Pasaman.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Asrul menyampaikan keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian siswi yang dipandang baik oleh teman-temannya itu.
Dia juga mendoakan, segala amal ibadah almarhumah diterima oleh Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan tetap tawakkal menerima musibah.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Nafrizal dan Kepala MAN 1 Pasaman Darwin Kamis (19/9), mengatakan, NDA merupakan siswi kelas XI IPS 1.Rekan dan guru MAN 1 Pasaman juga sempat mengantarkan jenazah korban untuk di bawa ke kampung halamannya di Muara Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan. (cr6)