ADINEGORO, METRO – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra Andre Rosiade membesuk mantan Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan) Kivlan Zen sakit dan dirawat di rumah sakit, Rabu (18/9) siang. Andre menyebut, Kivlan adalah prajurit yang banyak berjasa untuk Indonesia, baik saat masih aktif maupun pensiun.
“Kami sengaja datang untuk memberikan dikungan, agar Pak Kivlan cepat sembuh. Selain itu juga dukungan moril untuk kasus yang tengah menjeratnya. Mari doakan pak Kivlan mendapatkan kebebasan dalam putusan pengadilan. Beliau adalah pejuang NKRI, orang yang banyak jasanya bagi bangsa dan Negara kiita,” sebut anggota DPRRI terpilih asal Sumbar itu.
Anggota Badan Komunikasi Gerindra ini mengatakan, Kivlan adalah sosok yang begitu kuat dalam memperjuangkan Indonesia, baik di dalam dan di luar Negeri. Dia juga amat dikenal dengan aksi-aksinya sebagai orang Indonesia yang berperan dalam perdamaian dan pembebasan sandra di Filipina. Begitu juga saat bertugas di Papua, Timor Timur dan juga daerah-daerah lainnya. “Tak ada yang meragukan kepatriotan seorang Kivlan Zen,” kata Andre lagi.
Andre menyebut, Jenderal Kivlan Zen saat ini tengah menjalani proses persidangan kasus kepemilikan senjata api ilegal. Putra Minang itu bahkan disebut menguasai empat pucuk senjata api dan 117 peluru tajam.
“Semoga pengadilan memutus Pak Kivlan terbebas dari tududah-tuduhan ini,” kata Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.
Sebagaimana diketahui, Kivlan didakwa dengan dua dakwaan. Dakwaan pertama, Kivlan dinilai melanggar Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Sementara dakwaan kedua, Kivlan didakwa melanggar Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 56 Ayat 1 KUHP. Kivlan Zen juga telah menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap dirinya pada Selasa (10/9). (r)





