PADANG, METRO – Nyawa pengendara sepeda motor nyaris melayang tertimpa peti kemas yang diangkut truk di jalan Belimbing Raya, tepatnya di depan kantor Balai Sejarah, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji. Selasa (17/9), sekitar pukul 18.00 WIB.
Korban Randi (17) warga Dakota Ujung, Dadok Tunggul Hitam, mengalami koma karena cedera serius di bagian kepala dan wajah. Dia langsung dilarikan ke RSUP Dr M Djamil Padang untuk mendapatkan perawatan medis.
Kanit laka lantas Polresta Padang Iptu Efriadi mengatakan kejadian diduga akibat kelalaian dalam memberi pengaman peti kemas yang diangkut truk BA 8759 AU yang dikemudi Jhoni Dil Putra (36), yang juga warga Pegambiran Ampalu.
Akibatnya, peti kemas jatuh ke jalan sehingga menimpa mobil dan pengendara motor yang lewat di sampingnya. Informasinya, truk petikemas datang dari arah Selatan menuju Utara, atau dari arah Simpang Perumnas Belimbing menuju Simpang Gunung Sarik.
Sesampai di TKP, mobil truk bermuatan peti kemas itu menabrak Batang Pohon, sehingga kontainer terjatuh. Pada waktu yang sama, sepeda motor BA 5805 WR yang dikendarai Randi serta minibus BA 1339 AR yang dikendarai Mayuli (54), warga Kuranji, datang dari arah yang sama.
Akibatnya kedua kendaraan tersebut tertimpa peti kemas. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pengendara sepeda motor mengalami cedera kepala, wajah luka lecet, dan dibawa ke Rsup Dr M Djamil Padang. Sementara pengemudi minibus mengalami bibir luka robek dan dibawa ke RSUD Rasidin Padang.
Peristiwa jatuhnya peti kemas tersebut sempat menyulut emosi warga sekitar, dan hendak menghakimi sopir yang masih berada di dalam truk yang membawa peti kemas. Beruntung unit laka Satlantas Polresta Padang cepat tiba di lokasi dan langsung mengamankan sopir truk ke Polsek Kuranji.
Iptu Efriadi juga mengatakan, diduga sopir truk lalai membawa peti kemas tanpa safety.
“Untuk barang bukti sudah kita amankan. Satu diantara dua korban masih koma. dan sopir truk sudah kita amankan,”ungkapnya (r)





