BERITA UTAMA

Penghargaan Tertinggi dari Presiden RI, Sumbar Raih Penghargaan WTN Wiratama 2019

0
×

Penghargaan Tertinggi dari Presiden RI, Sumbar Raih Penghargaan WTN Wiratama 2019

Sebarkan artikel ini

DINILAI berhasil menata transportasi publik dengan baik, Provinsi Sumbar berhasil menoreh prestasi tertinggi ke dua setelah Wahana Tata Nugraha Kencana yakni Wahana Tata Nugraha Wiratama.
Wahana Tata Nugraha Wiratama merupakan penghargaan tertinggi dari Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia kepada daerah yang mampu menata transportasi publik dengan baik.
Penghargaan yang diserahkan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi, di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (15/9) itu diterima langsung Gubernur Sumbar Prof. Dr. Irwan Prayitno.
Dari 19 kabupetn dan kota di Sumbar, Sumbar berhasil meloloskan sebanyak 16 kota/kabupaten penerima sertifikat Wahana Tata Nugraha masing masing Kota Padangpanjang, Payakumbuh, Kota Padang, Pasaman, Agam, Tanah Datar, Bukittinggi, Pariaman, Pasbar, Limapuluhkota, Pessel, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Solok Selatan, Sawahlunto dan Kota Solok.
Sementara Kota/Kabupaten yang menerima piala Wahana Tata Nugraha adalah Kota Padangpanjang dan Kota Payakumbuh. Untuk kota/kabupaten penerima piala Wahana Tata Nugraha (dengan catatan) Kabupaten Agam, Kota Pariaman dan Kabupaten Pasaman.
Wahana Tata Nugraha Wiratama merupakan penghargaan tertinggi dari Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia kepada daerah yang mampu menata transportasi publik dengan baik.
Terpilihnya Provinsi Sumbar sebagai penerima WTN Wiratama tahun 2019, berdasarkan keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. KM 180 Tahun 2019 tentang penerimaan penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama Tahun 2019.
“Hal ini dikarenakan kita mampu meningkatkan kinerja penyelenggaraan dan operasional sistem transportasi serta tertinggi dalam indikator kinerja penyelenggaraan lalu lintas dan pelaksanaan sistem lalu lintas jalan di daerah,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Kapala Dinas Perhubungan Sumbar Heri Nofiardi,Kasi LLAJ BPTD Sumbar Efrimon S.SIT, MM saat diterima secara resmi di rumah dinas gubernur kemarin.
Tak mudah untuk mendapatkan suatu penghargaan itu. Butuh usaha dan kerjakeras semua pihak, Pemeirntah daerah, forkopimda, masyarakat dan seluruh eleman lainnya.
Namun kegiatan penilaian WTN bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang transportasi, dengan memperhatikan antara lain sarana dan prasarana jalan, angkutan umum dan fasilitasnya, serta perilaku disiplin pengguna jalan.
“Selama ini telah tercipta sistem lalu lintas dan angkutan kota yang tertib, dinilai berhasil dalam membina kabupaten/kota di bidang lalu lintas dan angkutan jalan serta aspek penataan transportasi yang berkelanjutan dan berbasis kepentingan publik dan ramah lingkungan,” sebut Irwan Prayitno.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Heri Nofiardi didampingi Kasi LLAJ BPTD Efrimon S.SIT, MM mengaku pihaknya tidak langsung puas dengan anugerah tersebut. Dishub Sumbar didukung pemerintah daeah serta seluruh elemen masyarakat akan siap memberikan pelayanan yang terbaik dan nyaman bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi Sumbar akan terus berupaya agar penghargaan ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan.
“Terima kasih atas kepercayaan dari pemerintah pusat. Kami akan berusaha semaksimal mungkin mengembangkan sistem operasional transportasi antar daerah dan menjadikan Provinsi Sumbar sebagai daerah ramah serta nyaman transportasi. Penghargaan yang diterima tidak terlepas dari dukungan semua pihak dan dari organisasi perangkat daerah maupun masyarakat banyak,” ujar Heri Nofiardi.
Selain mendapatkan anugerahkan tertinggi dari Peresden RI, dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2019, saat kegiatan bersih pantai melibatkan sekitar 500 orang peserta, pihaknya juga masuk dalam catatan Rekor MURI . Dan yang paling menggembirakan adalah Dinas Perhubungan mengajar 900 orang pelajar juga mendapatkan prestasi.
Sedangkan rangkaian Harhubnas 2019 yang jatuh hari ini Selasa (17/9) berbagai rangkaian kegiatan juga dilakukan.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan sebagaimana mestinya. Pada Harhubnas dan dianugerahi Sumbar dengan tertinggi kedua dua suatu anugerah bagi saya. Persis satu tahun saya mengomandoi Dishub Sumbar. Kesuksesan kita raih bersama demi kebersamaan,” ucap Heri Nofiardi .
Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa angkutan merupakan tumpuan pertumbuhan ekonomi, sehingga konektivitas angkutan di laut, udara dan darat sangat penting. Perhubungan, sangat menentukan keberhasilan percepatan pertumbuhan ekonomi.
“Untuk itu, saya mengharapkan dukungan dari semua pihak baik pemerintah kabupaten/kota, provinsi seluruh Indonesia, harus ada sinergitas dalam pembangunan transportasi untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan transportasi secara massal yang ramah lingkungan,” kata Menhub.
“Bagi daerah penerima penghargaan Wahana Tata Nugraha 2019, penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, tidak berpuas diri dalam menghadapi sistem transportasi perkotaan yang semakin lama diperkirakan bertambah rumit seiring dengan kemajuan teknologi,” kata Menhub menambahkan. (adv)