METRO SUMBARPAYAKUMBUH/50 KOTA

Yollanda: Media Mempopulerkan Bahasa

0
×

Yollanda: Media Mempopulerkan Bahasa

Sebarkan artikel ini

LIMAPULUH KOTA, METRO  – Narasumber pada kegiatan pengawasan dan pengendalian penggunaan bahasa di media massa di Kabupaten Limapuluh Kota, Yollanda, menilai bahwa media Massa mempopulerkan bahasa di masyarakat sehingga dapat di adopsi menjadi bahasa baku Indonesia.
“Kalau media massa sering mempopulerkan bahasa. Dari situ ada yang disadur menjadi bahasa baku Indonesia,” jelas Yollanda dari Balai Bahasa Sumatera Barat, kepada Wartawan yang ikut dalam kegiatan pengawasan dan pengendalian penggunaan Bahasa di media Massa, Senin(16/9) di Aula LPSK Limapuluh Kota.
Dengan motto, “utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing”. Dia juga menyebut bahasa itu dinamis dan berkembang. Sehingga dia mengharapkan agar Bahasa Indonesia yang benar dan dapat dipahami dapat diwariskan secara turun temurun kepada generasi bangsa.
Memang sebut Yollanda, untuk masyarakat yang tidak menggunakan Bahasa yang benar sesuai dengan ejaan bahasa yang baku, tidak ada pidananya. Namun, penggunaan Bahasa yang baik harus terus dilakukan agar bahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa bisa tetap terpelihara dengan baik.
Bupati Limapuluh Kota H.Irfendi Arbi, saat membuka langsung kegiatan pengawasan dan pengendalian penggunaan bahasa di media Massa mengapresiasi Balai Bahasa Sumbar, yang sudah memberikan kesempatan untuk menyampaikan bagaimana menggunakan Bahasa yang baik dan benar sesuai ejaan bahasa Indonesia.
”Kita tahu bahwa sesuai sumpah pemuda sudah diikrarkan berbahasa satu Bahasa Indonesia. Jadi mari kita pelihara dan gunakan dengan benar bahasa Indonesia. Kita apresiasi balai Bahasa Sumbar, yang sudah memilih melakukan kegiatan di Limapuluh Kota, dan kita daerah ke-3 yang dilakukan,” jelas Bupati Irfendi Arbi yang dikenal akrap dengan awak media.
Kadiskominfo Kabupaten Limapuluh Kota, Feri Copa, juga menyampaikan apresiasi kepada balai bahasa Sumbar. Dengan adanya kegiatan sosialisasi terkait penggunaan Bahasa yang baik dapat mengurangi kesalahan terhadap Bahasa Indonesia. (us)