PADANG, METRO – Diduga ngelem, dua remaja diamankan personel Polsek Padang Selatan di kawasan Kampuang Teleng, Kecamatan Padang Selatan, Jumat (13/9) malam.
Kapolsek Padang Selatan AKP Jefri Afridan, Sabtu (14/9) membenarkan bahwa anggotanya yang tengah berpatroli mendapati dua orang remaja yang tengah asyik menghirup lem di Jembatan Kuniang, Kampung Teleng, Batang Harau.
“Keduanya kedapatan tengah mengisap lem oleh anggota kami yang sedang berpatroli di kawasan tersebut. Sehingga untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, keduanya langsung kami serahkan ke Satpol PP Padang untuk penanganan selanjutnya,” ujar Jefri.
Sementara itu Kasatpol PP Padang Al Amin mengatakan, kedua remaja tersebut berinisial FA (14) dan RN (14) ini diamankan oleh Polsek Padang Selatan sekira Pukul 22.30 WIB, ketika tengah lagi asik mengisap lem di jembatan Kuniang, Kampuang Teleng, Kecamatan Padang Selatan, selanjutnya mereka diserahkan ke Satpol PP untuk proses lebih lanjut.
“Di Mako Satpol PP Padang, salah seorang orang tua dari RN yang datang ke Mako Satpol PP berharap agar anaknya ini dibina saja, karena sudah kewalahan mengatur tingkah lakunya yang setiap hari selalu berulah,” ujar Al Amin.
Setelah mendata kedua remaja tersebut dan atas izin dari orang tua mereka, selanjutnya keduanya akan diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) untuk dilakukan pembinaan terhadap keduanya.
“Kedua anak ini kita serahkan ke Dinsos dalam rangka pembinaan akhlak dan sikapnya di Panti Kasih Ibu Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah Padang Sumatera Barat. Selain itu hari Senin depan kedua anak ini juga akan dilakukan pengecekan darah oleh BNN,” ucap Al Amin.
Al Amin mengimbau kepada para orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya. Sehingga mereka tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak baik. “Anak adalah harapan dan generasi penerus kita,” katanya.
Katanya, di Panti Air Dingin ini mereka akan diberikan berbagai pelatihan.
“Sehingga ke depan setelah mereka terampil mereka tidak lagi berkecimpung dengan hal hal yang merusak namun sudah bisa untuk lebih mandiri,” tutup Al Amin. (r)





