BERITA UTAMA

Angin Puting Beliung Sapu 88 Bangunan

0
×

Angin Puting Beliung Sapu 88 Bangunan

Sebarkan artikel ini

SOLSEL, METRO – Hujan deras disertai angin puting beliung yang melanda Kecamatan Pauah Duo, Kabupaten Solok Selatan (Solsel), Jumat (6/9), mengakibatkan 88 unit bangunan rusak. Diantara bangunan yang rusak, satu sekolah dan dua mesjid. Kondisnya cukup parah.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solsel, Dicky Nanda Utama membenarkan kejadian itu.
“Hasil pendataan secara menyeluruh, total bangunan terdampak puting beliung yakni 88 unit. 85 unit rumah, 1 unit sekolah serta dua masjid,”ujarnya, Minggu (8/9).
Dijelaskan, dari 85 unit rumah yang rusak tersebut terdiri dari rusak ringan 77 unit, rusak sedang 6 unit dan rusak berat dua unit yang tersebar di tiga Nagari. Nagari yang paling banyak terdampak yaitu Luak Kapau Alam Pauah Duo 38 unit, dan Kapau Alam Pauah Duo sebanyak 37 unit dan Pauah Duo Nan Batigo 10 unit.
“Meskipun di Pauah Duo Nan Batigo jumlahnya sedikit tetapi terdapat dua unit rusak berat serta satu sekolah terdampak,”ungkapnya.
Sedangkan jumlah masyarakat yang terdampak yaitu sebanyak 85 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah jiwa 353 orang.
“Total kerugian akibat bencana angin puting beliung ini, diperkirakan mencapai Rp 334 juta dan paling banyak di Pauah Duo Nan Batigo karena dua unit rumah hancur,”jelasnya.
Menurutnya, kepada korban bencana itu, bantuan sudah disalurkan pada Sabtu kemaren berupa terpal dan matras untuk rumah yang rusak sedang delapan paket, dan untuk mesjid dua paket. Direncanakan, akan ditambah lagi logistik dari BPBD dan Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari.
Sedangkan bantuan dari BPBD dan Dinas Sosial Provinsi, akan disalurkan pada Senin atau Selasa untuk keseluruhan rumah yang terdampak.
“Termasuk juga bantuan beras dari dinas Sosial Provinsi kepada seluruh korban yang rumahnya terdampak,”jelasnya, dimana pembersihan akibat bencana angin puting beliung terus dilakukan oleh petugas dilapangan.
Wakil Bupati Solsel H Abdul Rahman melakukan peninjauan pada Minggu (8/9) kelokasi bencana, dimana masyarakat yang terkena dampak bencana angin puting beliung membutuhkan bahan-bahan material guna memperbaiki rumah-rumah mereka yang rusak akibat musibah tersebut
“Saat ini masyarakat membutuhkan bantuan berupa bahan-bahan material seperti seng, kayu, paku, dan kebutuhan lain guna membantu mereka memperbaiki rumahnya,” ujar Wakil Bupati, H Abdul Rahman, saat melakukan peninjauan ke lapangan bersama pihak-pihak terkait.
Pada kesempatan itu, Wabup mengharapkan agar pihak-pihak lain, baik perusahaan-perusahaan, masyarakat, dan unsur lainnya agar dapat memberikan bantuan untuk meringankan beban yang menimpa mereka.
Dimana, pihak terkait telah melakukan inventarisasi terhadap kerusakan-kerusakan yang ada, ditemukan adanya kerusakan rumah sebanyak 85 unit, termasuk diantaranya kerusakan berat pada 2 (dua) unit rumah (Rumah Gadang) di Jorong Taratak Bukareh dan kerusakan sedang 1 unit Masjid di Jorong Pinang Sinawa (Masjid Hidayatul Kubra)
Ketika melihat kondisi Mesjid yang terkena dampak cukup parah, digunakan sebagai tempat ibadah, Mesjid di Jorong Pinang Sinawa, Nagari Kapau Alam Pauh Duo yaitu Masjid Lamo Hidayatul Kubro. Dari informasi dilapangan, masjid yang selalu ramai oleh jamaah yang melakukan ibadah ini, membutuhkan 15 kodi seng untuk perbaikan atap serta 6 kubik kayu.
Dalam peninjauannya ke Masjid tersebut,Wabup yang hadir bersama Anggota DPRD Solsel, Mukhlis, langsung menginstruksikan pihak BPBD dan juga Dinas Sosial agar segera memberikan bantuannya “Usahakan bantuan seng untuk memperbaiki atap masjid ini segera diberikan. Hari Senin depan sudah ada, agar masyarakatpun bisa segera bergotong royong memperbaikinya,”sebut Wabup
Wabup Solsel datang ke lokasi bencana didampingi Kasatpol PP H Epli Rahmat, Sekretaris BPBD, Kepala Dinas Sosial dan PMD, Hapison, Camat Pauh Duo, Buja g Basri, Sejumlah OPD dan Wali Nagari, serta para relawan, juga mengunjungi beberapa titik bencana tersebut.
Wali Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo, Syahibul Izar, menyebutkan, bahwa saat ini masyarakat memang membutuhkan bantuan untuk memperbaiki rumahnya “Masyarakat butuh bantuan material, seperti seng, paku, kayu reng, dan kebutuhan lain yang akan digunakan memperbaiki rumahnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan PMD, Hapison, mengatakan untuk berbagai pihak yang ada keinginan untuk me nyalurkan bantuan, dapat menyalurkannya melalui posko bencana di Kantor Wali Nagari Luak Kapau Alam Pauah Duo, di Ujuang Jalan. (afr)

Baca Juga  Soal Utang Negara Tahun 1950, Presiden, Menteri Keuangan dan DPR RI Digugat ke Pengadilan