PAYAKUMBUH, METRO – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Payakumbuh mengakibatkan pohon tumbang menimpa rumah di Kaniang Bukik, RT 0/RW 02 Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kamis (5/9) sekitar pukul 14.30 WIB.
Akibatnya, rumah milik pasangan suami istri (pasutri) Suhaimi (40) dan Leni Marlina (36) mengalami kerusakan parah. Atap rumah jebol dan ambruk. Untung saja, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa.
Pascakejadian, keluarga Suhaimi harus mengungsi untuk sementara ke rumah ibunya. Mengingat, air hujan masuk menggenangi seisi rumah dan bagian kuda-kuda atap rumah patah, kemudian bagian dinding Rumah juga mengalami keretakan.
Saat kejadian Suhaimi dan istrinya Leni Marlina serta dua anaknya sedang duduk-duduk diruang tamu bagian depan rumah. Namun, tiba-tiba terdengar dentuman keras menimpa rumahnya. Kaget alang kepalang, beruntung pohon Sampia sebesar pohon kelapa itu jatuh sekitar satu meter dari tempanya duduk.
“Saat itu kami sedang berada di bagian depan rumah. Kami selamat, dan memang kaki sebelah kiri suami saya yang terluka saat menyelamatkan diri lari keluar rumah. Rumah kami tidak bisa ditempati, dan harus mengungsi kerumah ibu,” sebut Leni Marlina kepada Wartawan.
Disampaikannya Leni Marlina, rumahnya saat ini sedang dalam pengerjaan bantuan rehap rumah tidak layak huni dari Pemko Payakumbuh. Namun malang, baru selesai memasang bagian atap rumah, sudah roboh ditimpa pohon Sampia.
“Dulu rumah saya pernah terbakar pada tahun 2003. Dan saat ini sedang pengerjaan bantuan rehap rumah tidak layak huni dari Pemerintah, tapi belum selesai dikerjakan sudah ditimpa pohon tumbang dan roboh bagian atapnya,” sebut Leni.
Camat Payakumbuh Utara, Nurdal dilokasi menyebut ada beberpa pohon tumbang diwilayahnya. Dan rumah milik Leni ini yang sangat parah ditimpa pohon sehingga tidak bisa ditempati akibat atapnya roboh, dinding rumah retak dan isi rumah basah diguyur hujan.
“Iya, akibat peristiwa yang terjadi barusan, rumah Marlina yang merupakan penerima bantuan RTLH itu mengalami kerusakan parah. Akibatnya ia sekeluarga harus mengungsi. Di Kecamatan Payakumbuh Utara, dari data sementara selain rumah Marlina, juga terdapat rumah warga lainnya dan pohon tumbang,” sebut Nurdal didampingi Lurah Tigo Koto Dibaruah, Ujang. (us)












