BERITA UTAMA

Xenia Berpenumpang Orang Malaysia Terjuni Jurang di Sawahlunto

0
×

Xenia Berpenumpang Orang Malaysia Terjuni Jurang di Sawahlunto

Sebarkan artikel ini

Minibus Xenia yang membawa penumpang asal Malaysia, masuk jurang di Jalinsum Km 02 Dusun Sawang Tambang, Muaro Kalaban, Sawahlunto, Kamis (21/1) Subuh.
SAWAHLUNTO, METRO–Minibus yang membawa satu keluarga asal Malaysia, menerjuni jurang di Jalinsum KM 02 Dusun Sawang Tambang, Muaro Kalaban, Kota Sawahlunto, Kamis (21/1) sekitar pukul 04.30 WIB. Beberapa penumpang mengalami luka-luka, termasuk sopir minibus Xenia BA 1442 KM.
Kecelakaan terjadi karena sopir Xenia yang membawa Warga Negara Asing (WNA) itu menabrak pembatas jalan. Saat itu minibus melaju dari Sijunjung menuju arah Kota Padang. Sebelum menabrak pembatas jalan, Xenia bertabrakan dengan truk Colt Diesel.
”Hasil olah TKP, kejadian bermula dari minibus akan memotong truk di tikungan tajam (dari arah Sijunjung menuju Padang). Namun, ketika itu juga ada Colt Diesel BA 9832 JU bermuatan ayam yang dikemudikan Erman Ilyas datang dari arah berlawanan,” ungkap Kasat Lantas Iptu Bayu Wicaksono kepada POSMETRO, kemarin.
Karena tidak menyangka ada kendaraan lain muncul dari arah berlawanan, sopir minibus Marde (29), asal Sijunjung, hilang kendali. “Terjadilah tabrakan pada bagian belakang kanan Xenia yang mengakibatkan sopir hilang kendali, kemudian menabrak pembatas jalan dan masuk ke jurang,” jelas Iptu Bayu.
Sementara itu, keterangan dari Kanit Laka Polres Sawahlunto Ipda Mardanus, posisi minibus berada di dalam aliran sungai. Beruntung tidak ada penumpang yang tewas. Penumpang asal Malaysia diketahui bernama, Aldi Saputra (17), Hasril Nizam (14), Idris (60), Dianti (40).
”Sopir minibus mengalami luka di tangan kiri dan kanan. Sementara, Aldi mengalami luka berat bagian kepala, Hasril luka robek kepala sebelah kanan, Idris dan Dianti dalam kondisi sehat,” ungkap Ipda Mardanus.
Hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan akibat kelalaian sopir Xenia. Dimana lokasi kejadian terdapat tikungan tajam, dan seharusnya tidak boleh memotong. “Kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan. Untuk para korban sudah mendapat perawatan,” pungkasnya. (cr5)

Baca Juga  Indeks KUB Indonesia Capai 76,47 Persen, Kemenag Dorong Komunikasi Lintas Kelompok untuk Cegah Konflik Beragama