LIMAPULUH KOTA, METRO – Ratusan pelajar SMA Negeri I Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, mengikuti diskusi sosialisasi 4 pilar kebangsaan. Sebagai generasi muda, mereka mesti memahami isi, makna dan sejarah 4 pilar kebangsaan. Mengingat, dipundak merekalah tertumpang harapan maju atau mundurnya bangsa Indonesia dimasa akan datang.
Tampak hadir dalam diskusi sosialisasi 4 pilar kebangsaan di aula SMAN 1 Mungka, Camat Mungka H.Eripal, Kapolsek Guguak Iptu M.Arfi, Anggota Koramil 06 Guguak Serka Samsurizal, Kepala Sekolah SMA N 1 Mungka, Jamaludin, Kesbangpol Kabupaten Limapuluh Kota diwakili Kabid, Zuhardi, Wali Nagari Jopang Manganti, Efendi, Kepala Jorong Padang Harapan, Zulkifli, Kasi Penyuluh Rehabilitasi BNN Kota Payakumbuh, Ashar dan seluruh Guru serta murid SMA Negeri 1 Mungka.
Anggota Koramil 06 Guguak Serka Samsurizal didampingi Sertu Junaidi, menyebut, bahwa diskusi sosialisasi 4 pilar kebangsaan dilakukan sebagai wujud memberikan pemahaman kepada generasi muda sejak dini. Sehingga, generasi bangsa dapat memaknai dan memahami sejarah dan isi 4 pilar kebangsaan. Mengingat, generasi muda hari ini adalah pemimpin dimasa yang akan datang.
“Kita memang mengikuti diskusi 4 pilar kebangsaan di SMAN 1 Mungka. Sebanyak 200 orang siswa dan Guru sekolah itu ikut menyimak terkait 4 pilar kebangsaan. Ini tentu sangat penting bagi siswa/i sekolah, mengingat mereka adalah calon penerus kepemimpinan bangsa ini kedepan,” jelas Serka Samsurizal, kepada awak media usia mengikuti diskusi 4 pilar kebangsaan beberapa waktu lalu.
Disampaikan, melalui diskusi dan sisialisasi 4 pilar kebangsaan, siswa/i dapat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI dalam kehidupan sehari-hari. Dia juga mengajak siswa untuk terus belajar dan memahami nilai-nilai serta isi dan makna 4 pilar kebangsaan. Disamping itu, juga menumbuhkan rasa cinta tanah air, bangsa dan negara.
Sebagai generasi muda yang hidup di era melenial dan teknologi informasi yang sangat deras, tentu harus memiliki mimpi yang tinggi dalam menciptakan inovasi untuk kemajuan bangsa dan negara. Namun, tetap harus mengacu kepada nilai-nilai pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Sebagai calon pemimpin bangsa, generasi muda harus tangguh dan memiliki kualitas dan cinta natah air, bangsa dan negara. (us)





