TANAHDATAR, METRO – Indonesia memiliki keragaman budaya dengan keunikannya masing-masing. Salah satunya budaya Minangkabau yang luar biasa. Demikian ungkapan singkat Marsda TNI (Purn) Masmun Yan Manggesa saat bincang-bincang dengan Humas, Sabtu (31/8) di sela-sela kunjungan di Istano Basa Pagaruyung.
“Sebagai anak bangsa kita patut berbangga, Indonesia punya ragam budaya yang banyak, masing-masing beda dan semuanya indah. Termasuk budaya Minangkabau yang luar biasa, alamnya mempesona serta makanannya enak-enak,” sebut Marsda TNI (Purn) Masmun Yan Manggesa yang mengaku baru pertama kali datang ke Sumatera Barat.
Masmun menjelaskan kunjungan ke Tanah Datar bukan kunjungan resmi tetapi kunjungan wisata bersama rekan-rekan satu angkatan di taruna TNI.
“Kami ke sini bersama rombongan Pataka Wira Dirga Angkatan 83 didampingi isteri menikmati pesona wisata Minangkabau di berbagai daerah selama 2 hari,” sambung Masmun putra Sulawesi yang pernah menjabat Asisten Pengamanan Kasau dan penerima medali Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik taruna angkatan 83.
Masmun bersama rombongan mengaku terkesan dengan keanggunan Istano Basa Pagaruyung. Rombongan ini menyempatkan diri berfoto-foto dengan pakaian adat serta menikmati ketan durian yang disuguhkan tuan rumah.
Dari keterangan salah seorang pendamping dari Lanud Padang, rombongan merupakan Purna TNI berpangkat jenderal dari Angkatan Udara ini terdiri dari Marsda TNI (Purn) Masmun Yan Manggesa,Marsda TNI (Purn) Benedictus Wijanarko,Marsda TNI (Purn) Khoirul Arifin, Marsda TNI (Purn) Warsono, Marsda TNI (Purn) Nil Handri, Marsda TNI (Purn) Hermansyah,Marsma TNI (Purn) Fakhrizal Basyir, Marsma TNI (Purn) Zapanta Boes dan dari Polri Irjen Pol (Purn) Sriyono).
Sementara Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma menyambut baik kunjungan para jenderal ini ke Luhak Nan Tuo.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat kami menyampaikan selamat datang sekaligus kebanggan bagi kami atas kunjungan bapak dan ibu di Tanah Datar khususnya Istano Basa Pagaruyung,” ucapnya didampingi Ketua GOW Ny. Retri Zuldafri dalam suasana santai dan penuh keakraban.
Ditambahkan Zuldafri sangat tepat rombongan memilih Istano Basa sebagai salah tempat kunjungan mengingat Tanah Datar Luhak Nan Tuo sebagai pusat budaya Minangkabau. “Istano Basa Pagaruyung ikon wisata yang menunjukkan Tanah Datar sebagai pusek jalo pumpunan ikan,” sampai Zuldafri.
Kunjungan ini turut disambut Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas dan Kajari Tanah Datar Hardijono Sidayat. (ant)





